Waspada
Waspada » Gubsu Resmikan Taman Hijau Dan Patung IL Nommensen
Sumut

Gubsu Resmikan Taman Hijau Dan Patung IL Nommensen

Penandatangan prasasti dilakukan Gubsu Edy Rahmayadi usai meresmikan taman dan patung IL Nommensen di kampus UHKBPNP, Jl. Sangnawaluh, Kota Pematangsiantar, Jumat (4/12) sore.(Waspada-Edoard Sinaga).

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Gubsu meresmikan Taman Hijau dan Patung IL Nommensen serta memberikan kuliah umum di kampus Universitas HKBP Nommensen Kota Pematangsiantar (UHKBPNP), Jl. Sangnawaluh, Jumat (4/12) sore.

“Saya mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan kehendak terhadap siapapun di tengah perbedaan suku dan agama. Sejarah lahirnya RI yang sejak awal bersatu dengan perbedaan agama seperti yang ada sekarang ini,” tegas Gubsu Edy Rahmayadi saat memberi kuliah umum di aula UHKBPNP.

. Mantan Pangkostrad itu juga bercerita sekilas tentang sejarah lahirnya Nabi Muhammad dan Yesus (Nabi Isa AS dalam Islam) yang sama-sama lahir dari keturunan Nabi Ibrahim AS. “Semua orang beragama harus memiliki kasih sayang dengan siapapun, karena setiap agama tidak mengajarkan untuk menyakiti sesama dan seyogianya bukan menjadi indikator politik.”

“Andaikan Nabi Ibrahim bermarga Tampubolon, pasti Nabi Muhammad dan Nabi Isa bermarga Tampubolon, karena satu oppung. Itu sebabnya, perbedaan tidak perlu dipertentangkan. Yang kita banggakan bukan agama, tapi iman dan jika itu kita ikuti sudah pasti tentram hidup kita,” ujar Edy yang disambut tepuk tangan hadirin

Dalam tema mata kuliah “Membangun Nasionalisme Kebangsaan di Masa Pandemi Covid-19,” Edy meminta warganya tetap mematuhi protokol kesehatan, karena itu sebagai jalan terbaik, bahkan lebih baik dari vaksin Covid-19.

“Semua yang terjadi di bumi merupakan ijin Tuhan, termasuk Covid-19. Tentu tujuannya yakni bagaimana menyadarkan manusia dari perilaku yang tidak baik.”

“Covid-19 kenapa turun, pasti kehendak Tuhan, tapi bukan berarti membiarkan kita kena. Kita diberikan hikmat dan kecerdikan untuk menjaga diri,” tegas Edy seraya menekankan, Covid-19 itu sangat menguras dana, kesehatan dan mengganggu perekonomian.

Pendapatan negara dari pajak dialokasikan cukup besar untuk penanganan Covid-19.”

Terakhir, Edy mengajak mahasiswa agar memiliki dam memupuk nilai-nilai kepemimpinan, yakni rela berkorban, taat berdoa, mimpi hebat, kasih sayang, contoh teladan dan tidak mengenal menyerah.

“Ada dua pilihan di dunia ini, menyerah seperti pecundang atau berjuang seperti pemenang.” Edy juga pada kesempatan itu memutar cuplikan video pribadi-pribadi hebat yang telah menjadi motivator bagi banyak orang.

Ketua Yayasan UHN Nurdin Tampubolon menyampaikan banyak terimakasih atas kesediaan Gubsu untuk hadir.

“Atas undangan kita, gubernur hadir saat ini dan menjadi salah satu kehormatan bagi kita. Kami sangat berterima atas kedatangan dan bantuannya membenahi taman dan sumbangsih pembuatan patung Nommensen.”

Menurut Nurdin, Edy merupakan sosok nasionalis, yang dibuktikan dengan niatnya membantu pembangunan patung IL Nommensen selaku figur yang membawa Injil ke tanah Batak.

“Latar belakang Edy Rahmayadi, hingga bisa berpangkat jenderal, membuktikan dirinya sebagai figur yang nasionalis. Untuk itu, saya meminta dosen dan mahasiswa tak perlu meragukan Gubernur Edy Rahmayadi.”

“Justru, karena beliau sangat nasionalis, hingga menjadi jenderal. Sampaikan ke teman kita yang masih bersuara miring dengan beliau. Saya mengenal rekam jejak beliau ini. Memang pantas gubernur ini menjadi Gubsu,” ujar Staf Ahli Wapres Ma’ruf Amin itu.

Ephorus HKBP Darwin Lumbantobing mengaku bangga dengan kehadiran Gubsu dan mengenai Covid-19, memberi apresiasi kepada pemerintah yang cukup tanggap dan bekerja keras menyadarkan warga agar mematuhi protokol kesehatan.

“Soal cara masyarakat menanggapi Covid-19, pertama, ada yang terlalu takut, kedua, sama sekali tidak peduli dan ketiga, mengambil posisi rasional seperti dianjurkan pemerintah.”

“Rasional dalam arti bisa berdampingan dengan Covid-19 asalkan menjaga protokol kesehatan. Karena akhirnya dimana-mana Covid-19 merupakan ancaman, tapi tidak menjadi bahaya ketika kita mengikuti anjuran pemerintah. Karena itu, kami sangat senang ketika pemerintah sangat perhatian terhadap kesehatan masyarakat untuk menjauhi corona. Inilah harapan kami dan kita semua setuju gubernur memberikan kuliah umum mengenai bahaya Covid-19 ini,” sebut Ephorus.

Sebelumnya, Kadis Lingkungan Hidup Pemprovsu Binsar Situmorang melaporkan hasil kerja tentang pembangunan taman dan patung IL Nommensen, mulai tahap penetapan lokasi dan tahap konstruksi.

“Untuk menunjang taman, telah disediakan sarana prasarana berupa jogging track, lapangan futsal dan lapangan basket, arena bermain anak, plaza taman, batu reflesik. Kemudian, dilengkapi dengan lampu penerangan, gazebo, toilet umum dan sebagainya.”

Pada kesempatan itu, Ephorus HKBP menyematkan ulos kepada Gubsu Edy Rahmayadi.

Sedang peresmian taman dan patung IL Nommensen, dilakukan  Ketua Yayasan UHN Nurdin Tampubolon, Gubsu Edy Rahmayadi dan Rektor UHKBPNP Sanggam Siahaan.(a28/B).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2