Waspada
Waspada » Gerakan Zakat, Program Religius Potensi Wujudkan Sergai Maju Terus
Sumut

Gerakan Zakat, Program Religius Potensi Wujudkan Sergai Maju Terus

MD KAHMI Sergai H Usman Effendi Sitorus (kanan) saat bersama Bupati Sergai H Darma Wijaya saat masih menjabat Wakil Bupati Sergai. Waspada/Ist
MD KAHMI Sergai H Usman Effendi Sitorus (kanan) saat bersama Bupati Sergai H Darma Wijaya saat masih menjabat Wakil Bupati Sergai. Waspada/Ist

 

SEIRAMPAH (Waspada): Dalam batasan periodik yang hanya 4 tahun, kemudian adanya regulasi yang membatasi penggunaan anggaran di karenakan Covid-19 dan prioritas program Nasional, maka dibutuhkan terobosan cerdas Kepala Daerah dalam menjawab dan memenuhi janji politik dan kebutuhan dasar masyarakatnya.

Gerakan zakat 2,5% yang dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) setidaknya satu terobosan yang bisa menjawab permasalahan sosial di kalangan guru Mengaji, guru MDA, Ustadz, Penggali Kubur, Nazir Masjid dan pelaku usaha kecil.

Diharapkan dengan gerakan zakat ini akan terhimpun uang produktif kisaran Rp250 juta perbulan dalam hitungan 25000 per ASN dikalikan 10000 orang, sehingga sangat berpotensi mewujudkan Kabupaten Sergai yang Mandiri, Sejahtera dan Religius (Maju Terus).

Demikian disampaikan Majelis Daerah (MD) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Sergai H Usman Effendi Sitorus SAg kepada Waspada, Minggu (7/3) di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.

“Bisa kita bayangkan dengan anggaran tersebut maka pelan-pelan kita bisa membangun kemandirian dan mengurangi ketergantungan masyarakat kecil terhadap segala bentuk “rentenir” yang semakin hari semakin menggurita”, sebut Ustor sapaan akrab Usman Effendi Sitorus.

Tentu program ini lanjut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, butuh dukungan, terutama Bazasda sebagai lembaga pengumpul dan pengelola zakat yang resmi, lembaga inilah nantinya yang akan mendistribusikan zakat tersebut.

Pemerintah hanya mengumpulkan kemudian mengkordinasikan tentang siapa yang layak untuk menerima bantuan, pola yang akan di kerjakan serta model lain dalam upaya pemcerdasan dan kesejahteraan para penerima zakat itu sendiri.

Selain itu sebut mantan Anggota DPRD Sergai dua periode ini, kesedian para ASN untuk mengeluatkan zakat 2,5% dari penghasilan juga sangat penting, dan ini pastilah dimulai dari Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.

“Apa yang telah dibuat Bupati Sergai H Darma Wijaya yang selama beliau menjadi Wakil Bupati, seluruh penghasilannya digunakan untuk kegiatan sosial dan ibadah, bisa dijadikan contoh, beliau tidak menuntut semua, hanya 2,5% dari penghasilan”, terang Ustor.

Kepada masyarakat juga MD KAHMI Sergai mengajak untuk sadar zakat, sengaja gerakan ini dimulai dari ASN untuk sebagai contoh dalam 100 hari ini.

“Setelah ini kita aka mengajak Perkebunan, Pengusaha dan seluruh lapisan masyarakat, sampai akhirnya gerakan zakat ini bisa menjadi salah satu bentuk komitmen religius Kabupaten Sergai, selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya dan H Adlin Umar Yusri Tambunan, Maju Terus (Masyarakat Mandiri, Sejahtera dan Religius)”, pungkas Ustor. (a15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2