Waspada
Waspada » Gelar Hajatan Di Masa PPKM Tuan Rumah Diamankan Polisi
Sumut

Gelar Hajatan Di Masa PPKM Tuan Rumah Diamankan Polisi

KS, 45, (kedua dari kiri) selaku tuan rumah yang menggelar hajatan dan menyediakan hiburan keyboard di masa PPKM saat disambangi Personel Polsek Teluk Mengkudu, Sabtu (17/7). KS akhirnya diamankan pihak Kepolisian.(Waspada/Ist).
KS, 45, (kedua dari kiri) selaku tuan rumah yang menggelar hajatan dan menyediakan hiburan keyboard di masa PPKM saat disambangi Personel Polsek Teluk Mengkudu, Sabtu (17/7). KS akhirnya diamankan pihak Kepolisian.(Waspada/Ist).

 

TELUKMENGKUDU (Waspada): Menggelar hajatan di masa
Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, tuan rumah KS, 45, warga Dusun IV Desa Bogak Besar Kec.Teluk Mengkudu Kab. Serdangbedagai (Sergai) berujung diamankan Tim Serigala Polsek Teluk Mengkudu.

KS diamankan atas dugaan tindak pidana pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) di masa PPKM Mikro, pasalnya saat menggelar hajatan, Jumat (16/7) tuan rumah menyediakan hiburan organ tunggal (Keyboard) dengan penyanyi berpakaian seronok sehingga mengundang kehadiran pengunjung.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Teluk Mengkudu AKP J Sagala melalui
Kanit Reskrim Ipda Tri Pranata Purba, Sabtu (17/7) membenarkan pihaknya telah mengamankan tuan rumah yang menggelar hajatan yang menyediakan hiburan Keyboard bongkar bernama KS, 45, warga Dusun VI Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Diakui Kanit Reskrim, tindakan yang dilakukan menindaklanjuti informasi masyarakat tentang adanya dugaan pelanggaran Prokes dalam bentuk hajatan pernikahan dengan mengadakan hiburan keyboard bongkar (pakaian seronok)

“Bahwa yang bersangkutan (KS) sebagai penyelenggara acara hajatan pernikahan anak kandungnya atas nama NS, hasil introgasi di tempat kejadian perkara, bahwa acara hiburan keyboard bongkar berlangsung selama dua hari, tepatnya pada hari Kamis ,15 Juli 2021 hingga Jumat,16 Juli 2021.

Selain itu lanjut Kanit Reskrim, hiburan keyboard tersebut juga menyediakan penyanyi penghibur (biduan) yang tidak ada mendapatkan izin keramaian dan atau izin membuat acara di saat masa pandemi Covid-19.

“Sekarang ini tuan rumah yang menggelar hajatan sedang dalam proses penyelidikan guna memenuhi alat bukti dugaan tindak pidana yang dilanggar oleh pihak penyelenggara acara dan saat ini lagi proses pemeriksaan,” terang Ipda Tri Pranata Purba.

Menurut Kanit Reskrim, bahwa pelanggaran tersebut sudah ada diatur dalam Perda No 1 tahun 2021 tentang penegakan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara.

“Jika pihak penyelenggara (tuan rumah) apabila cukup bukti, dapat juga dikenakan sanksi dengan ketentuan pidana sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan,” pungkas Ipda Tri Pranata Purba. (a15/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2