Waspada
Waspada » Galian C Diduga Ilegal, Marak Di DAS Batangtoru 
Sumut

Galian C Diduga Ilegal, Marak Di DAS Batangtoru 

 

BATANGTORU (Waspada) : Aktivitas penambang pasir dan batu (sirtu) atau galian c diduga ilegal  marak di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batangtoru di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kab. Tapanuli Selatan.

Akibat kegiatan tambang diduga galian c ilegal itu membuat warga di sekitar lokasi resah  dianggap liar tanpa izin.

Pantauan waspada di lokasi banyaknya penambang liar dan tumpukan pasir dan batu dikeruk dari dasar sungai Batangtoru dengan menggunakan 2 unit alat berat.

Warga mengaku, maraknya penambang pasir galian C diduga Ilegal, terdapat di sepanjang aliran sungai Batangtoru dianggap dapat merusak ekosistem lingkungan hidup seperti jenis ikan yang hidup di dalam air sungai Batangtoru.

Menurut seorang warga Desa Hapesong Baru M.Nur Caniago,44, mengatakan dengan adanya praktik penambang pasir dan batu diduga ilegal ini sudah berjalan kurang lebih hampir satu minggu dan warga di sekitar lokasi menolak adanya penambang pasir diduga ilegal.

Pasalnya,  bisa mengakibatkan rusaknya ekosistem lingkungan hidup yang ada di dalam Sungai Batangtoru.

“Saya berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan Polda Sumut agar secepatnya menutup aktifitas penambang pasir galian C diduga Ilegal  tidak ada izinnya,” tegasnya melalui waspada.

Selain itu kata Caniago,  aktifitas galian c itu juga membahayakan keselamatan pemukiman masyarakat di bagian hilir sungai Batangtoru yaitu Dusun Taman Sari dan Dusun Kampung Pulo Lobang.

“Saat musim hujan dusun kami rawan banjir, akibat luapan sungai Batangtoru. Ini semakin merajalea lagi galian c, mengakibatkan juga pelebaran sungai,”ungkapnya.(a38)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2