Waspada
Waspada » FKARDG Bagikan 6.000 Masker Dan Penyemprotan Disinfektan
Sumut

FKARDG Bagikan 6.000 Masker Dan Penyemprotan Disinfektan

Wakil Ketua FKARDG se Indonesia Tio Pandapotan dan Kepala Desa Gempolan Rosita Br Sianturi bersama pihak Desa Gempolan saat bakti sosial pembagian masker dan penyemprotan disinfektan cegah penyebaran Covid-19, Kamis (31/12) di Desa Gempolan Kec.Sei Bamban. FKARDG Bagikan 6.000 Masker Dan Penyemprotan Disinfektan. Waspada/Ist
Wakil Ketua FKARDG se Indonesia Tio Pandapotan dan Kepala Desa Gempolan Rosita Br Sianturi bersama pihak Desa Gempolan saat bakti sosial pembagian masker dan penyemprotan disinfektan cegah penyebaran Covid-19, Kamis (31/12) di Desa Gempolan Kec.Sei Bamban. FKARDG Bagikan 6.000 Masker Dan Penyemprotan Disinfektan. Waspada/Ist

SEIBAMBAN (Waspada): Guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) menjelang tahun baru 2021, Forum Komunikasi Anak Rantau Desa Gempolan (FKARDG) se Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gempolan, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdangbedagai (Sergai) menggelar bakti sosial pembagian 6.000 masker kepada masyarakat Desa Gempolan, Kamis (31/12).

Selain itu FKARDG juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah ibadah, rumah warga serta lingkungan sekolah dan kantor Desa Gempolan.

Pelaksanaan bakti sosial dipimpin Wakil Ketua FKARDG se Indonesia, Tio Pandapotan Situmorang yang akrab disapa Tiopan dan Kepala Desa Gempolan, Rosita Br Sianturi bersama aparatur Desa Gempolan, Forum Batak Intelektual (FBI) dan puluhan warga Desa Gempolan.

Wakil Ketua FKARDG, Tio Pandapotan Situmorang didampingi Kepala Desa Gempolan Rosita Br Sianturi dan Sekdes Gempolan di sela bakti sosial mengatakan, putra daerah anak Desa Gempolan saat ini banyak yang berada di perantauan, baik di Indonesia dan luar negeri.

“Saat Natal dan Tahun Baru ini, biasanya kami pulang ke kampung halaman untuk melihat tanah kelahiran, tetapi karena pandemi Covid-19 masih tinggi maka kami di Jakarta melakukan musyawarah, bagaimana kampung kami di Gempolan ini tidak terimbas dengan pandemi Covid-19,” tetang Tio Pandapotan Situmorang.

Ditambahkan Tio Pandapotan Situmorang, Ketua FKARDG Indonesia,Herry Limbong saat ini tidak bisa pulang kampung dan untuk itu mengutus kami kembali ke kampung halaman dan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Desa Gempolan.

Diakui Tio Pandapotan, biasanya di kampung jika Natal dan Tahun Baru banyak warga diperantauan yang pulang kampung,baik dari Jakarta dan lainnya.

“Untuk itu guna mencegah penyebaran virus Covid-19 yang mungkin terbawa oleh warga dari luar desa, apalagi nanti malam di Gereja banyak warga beribadah, maka kami melakukan penyemprotan disinfektan dan tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan yang ketat, sekaligus menyarankan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak,” papar Tio Pandapotan Situmorang.

Selain itu pihak FKARDG, lanjut Tio Pandapotan Situmorang, juga membagikan masker dari rumah ke rumah, di jalan umum kepada masyarakat maupun pengguna jalan Desa sebanyak 4.000 masker dan dari pemerintah Desa Gempolan 2.000 masker.

Kepala Desa Gempolan, Rosita Br Sianturi didampingi Sekdes Gempolan mengatakan, “Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh FKARDG se Indonesia, bahkan kami memberikan apresiasi yang tinggi, karena yang dilakukan ini semata-mata untuk kemaslahatan Desa ini, sekalipun penyemprotan sebelumnya sudah dilakukan Pemerintah Desa juga”.

Ditambahkan Kades, bahwa di Desa Gempolan ada 7 Dusun dengan jumlah penduduk 1.095 Kepala Keluarga (KK) atau 4.509 jiwa lebih. (a15/B)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2