Enam Tahun DPO, Pelaku Illegal Tapping Akhirnya Dibekuk Polsek Besitang

Enam Tahun DPO, Pelaku Illegal Tapping Akhirnya Dibekuk Polsek Besitang

  • Bagikan
SEORANG pelaku illegal tapping yang sudah 6 tahun menjadi DPO berhasil ditangkap Reskrim Polsek Besitang. Waspada/Ist
SEORANG pelaku illegal tapping yang sudah 6 tahun menjadi DPO berhasil ditangkap Reskrim Polsek Besitang. Waspada/Ist

BESITANG (Waspada): Salah seorang pelaku illegal tapping atau pencurian crude oil (minyak mentah) milik Pertamina EP Rantau Field, Aceh Tamiang, baru-baru ini, berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Besitang

Residivis berinisial AS, ditangkap ketika ia sedang berada di salah satu lokasi di Dusun II Bukit Harapan, Desa Bukit Selamat, Kec. Besitang. Pelaku tercatat selama enam tahun menjadi DPO (daftar pencarian orang) polisi.

Aksi pencurian minyak mentah dari jalur pipa milik Pertamina terjadi pada 11 Juni 2015. Aksi illegal tapping ini dilaporkan security ke Polsek Besitang sesuai bukti Laporan Polisi Nomor: LP/ 40 /VI/ 2015/ SU /LKT/ SEK-BESITANG.

Menurut keterangan, saat itu, petugas security perusahaan ‘plat merah’ ini mendapat info dari masyarakat bahwa ada aksi pencurian minyak di kawasan Lingkungan III Muarasoma, Kel. Pekan Besitang, Kec. Besitang.

Mendapat laporan ini, petugas security turun ke lokasi dan melihat mobil Grand Max BK 8449 PJ bermuatan minyak. Melihat kehadiran petugas, pelaku berusaha kabur, namun apes bagi pelaku, mobil mereka terperosok ke parit.

Beberapa orang pelaku saat itu berhasil kabur, tapi salah seorang dari kawanan berinisial IL dapat diamankan dari dalam mobil. Pelaku bersama barang bukti diserahkan ke Polsek Besitang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari TKP, yakni 1 unit mobil pick up BK 8449 PJ, 5 buah drum, 22 jeregen berisikan minyak mentah berjumlah 1.500 liter, dan selang sepanjang lebih kurang 40 meter. Dalam kasus ini, IL, telah divonis bersalah oleh PN Stabat.

Kapolsek Besitang AKP Armansyah Harahap, SH dikonfirmasi Waspada, Rabu (15/9), membenarkan pihaknya menangkap seorang buronan yang masuk dalam DPO karena terlibat dalam aksi pencurian minyak milik Pertamina. “Tersangka kini kita tahan,” ujarnya.

Menurut catatan Waspada, AS, beberapa tahun lalu pernah ditangkap personil Polsek Besitang karena terlibat kasus narkoba. Saat itu, AS berusaha kabur dari Mapolsek, namun langkah pelariannya terhenti setelah petugas memberikan hadiah sebutir timah panas. (a10)

  • Bagikan