Waspada
Waspada » Ekowisata Bagus Jika Memadukan Kelestarian Alam Dan Ekonomi
Sumut

Ekowisata Bagus Jika Memadukan Kelestarian Alam Dan Ekonomi

SEKDAPROVSU Sabarina diberi kesempatan memanen perdana madu kelulut yang dikelola Kelompok Tani Peduli Pesisir. Waspada/Asrirrais

 

PANGKALANSUSU (Waspada): Kalau kita mengelola alam dengan baik, maka Allah akan memberikan sesuatu yang luar biasa nilai kemanfaatannya pada kita. Tapi, kalau alam kita hancurkan, maka tunggu bencana akan datang.

Hal ini disampaikan Sekdaprovsu Dr. Ir, H.R Sabrina, M.Si saat menghadiri acara panen perdana madu kelulut yang diadakan oleh Kelompok Tani Peduli Pesisir di Kel. Beras Basah, Kec. Pangkalansusu, Sabtu (27/2).

Sekda memaparkan, pengalaman di seputar Langkat tahun 1990, khususnya di Desa Jaring Halus, potensi mangrove habis akibat eksport arang bakau ke Jepang. Hutan mangrove di daerah dieksploitasi secara besar-besaran.

“Kita hanya berpikir ekonomi jangka pendek, tapi kita lupa untuk esok apa,” kata Sabrina seraya meminta kepada Kelompok Tani Peduli Pesisir untuk menggalakan penanaman pohon mangrove seperti di Desa Lubuk Kertang, Kec. Brandan Barat.

Di Lubuk Kertang, hutan mangrove-nya seluas 350 ha kondisi bagus dan ini bisa dijadikan ekowisata yang dapat mengkat perekonomian masyarakat pesisir.

Dampak pulihnya kawasan hutan mengarove, plangton, udang, ikan dan kepiting secara alamiah akan berkembang.

Sekda mencermati, di Kel. Beras Basah ini memiliki potensi yang besar pengembangan ekowisata.

Ia mengapresiasi upaya Kelompok Tani Peduli Pesisir yang dipimpin oleh Yenti Sim untuk menjaga keseimbangan alam.

“Bagus karena ekowisata ini memadukan kelestarian alam dan ekonomi. Sepanjang kita mengkonservasi alam ini, sepanjang itu pula ekonomi mengalir. Kita diberi Allah akal dan pengetahuan untuk memeliharan alam buat kemanfaatan kita,” ujar Sabrina.

Sementara itu, Kadisut Sumut Ir. Herianto, yang hadir bersama jajarannya termasuk BKSDA menyampaikan apresiasinya atas usaha yang dijalankan kelompok masyarakat dalam budaya lebah kelulut yang kini sudah memasuki masa panen.

Selain budidaya lebah kelulut, kelompok tani ini bekerjasama dengan Kementerian LHK melakukan budidaya ikan kakap dan ikan bandeng.

Komunitas ini juga menggandeng kerjasama dengan UMKM yang tergabung dalam wadah IPEMI Kec. Pangkalansusu.

Hadir dalam acara sosialisasi dan panen perdana lebah kelulut ini antara lain, kalangan environment, Kapolsek Pangkalansusu AKP Ilham, personil Koramil 15/PS, Camat Pangkalansusu, Tengku Safri, Lurah Beras Basah, Zulkarnain, dan KPH Langkat. (a10)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2