Waspada
Waspada » Dump Truk Picu Kerusakan Jalan, Warga Protes
Sumut

Dump Truk Picu Kerusakan Jalan, Warga Protes

Seorang warga menunjuk plank rambu lalulintas menandakan jalan klas III dengan maximal 8 ton. Disisinya dump truk melintas membawa material bangunan proyek di Labuhan Ruku Kec Talawi, Batubara. Dump truk picu kerusakan jalan, warga protes. Waspada/Iwan Has
Seorang warga menunjuk plank rambu lalulintas menandakan jalan klas III dengan maximal 8 ton. Disisinya dump truk melintas membawa material bangunan proyek di Labuhan Ruku Kec Talawi, Batubara. Dump truk picu kerusakan jalan, warga protes. Waspada/Iwan Has

LIMAPULUH (Waspada): Dump truk membawa muatan diduga melebihi kapasitas memicu kerusakan ruas jalan H Maulana Kampung Kedah, Kelurahan Labuhan Ruku, Kec Talawi, Kab Batubara mendapat protes warga, Rabu (2/12).

Menurut warga, dalam beberapa hari terakhir, ramai dump truk bergantian melintas di Jl H Maulana Kampung Kedah membawa muatan puluhan ton, diduga melebihi kapasitas daya jalan yang memicu terjadinya kerusakan badan jalan yang seharusnya hanya bisa dilalui maximal 8 ton.

Salah satu titik ruas Jl H Maulana Labuhan Ruku, Kec Talawi, Batubara rusak terbelah dampak dilalui dump truck memuat material bangunan diduga melebihi kafasitas dan daya jalan maximal 8 ton. Dump truk picu kerusakan jalan, warga protes. Waspada/Iwan Has
Salah satu titik ruas Jl H Maulana Labuhan Ruku, Kec Talawi, Batubara rusak terbelah dampak dilalui dump truck memuat material bangunan diduga melebihi kafasitas dan daya jalan maximal 8 ton. Dump truk picu kerusakan jalan, warga protes. Waspada/Iwan Has

.”Setahu kami, jalan dilalui dump truk membawa muatan melebihi kapasitas berupa material bangunan proyek jalan yang berada di dalam, menyebabkan ruas jalan rusak dan retak,” sebut warga.

Warga menyambut baik Pemkab Batubara mengalokasikan pembangunan jalan di kawasan tersebut untuk mempelancar roda perekonomian warga , namun sangat disayangkan pihak yang dipercaya mengerjakannya, mendroping material yang diperlukan menggunakan dump truk berkapasitas mencapai puluhan ton.

“Jika ini terus dibiarkan tanpa penertiban, dikhawatirkan kondisi jalan makin rusak. Maunya pihak yang menangani proyek menyesuaikan angkutan yang digunakan dengan daya jalan maximal 8 ton. Tidak harus mengunakan dump truk yang kapasitas angkutannya mencapai puluhan ton,”ujar Jhon Adek seorang warga.

Padahal di depan jalan masuk sudah ada rambu lalulintas terpancang mengenai klas jalan  III dengan maximal 8 ton.

“Kok ini tidak diindahkan sopir dump truk dan tetap jalan tanpa memikirkan dampaknya terhadap jalan yang bukan kelasnya. Jika begini cara kerja yang dilakukan, jalan di dalam nanti bagus, di luar atau di pertengahan kondisinya rusak. Kapan selesainya masalah kerusakan jalan di Batubara dan jadi problema lagi bagi masyarakat,” ujarnya.

Masalah tersebut lanjut warga, telah disampaikan kepada aparat kecamatan dan  menginstruksikan aparat kelurahan setempat untuk menyelesaikan dan turun meninjau kondisi jalan yang rusak.

Adek, seorang aparatur Kelurahan Labuhan Ruku didampingi aparat lainnya di ruang kerjanya kepada Waspada.id mengaku telah turun meninjau jalan dan kondisinya rusak.(a18)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2