Waspada
Waspada » Dua Saksi Dihadirkan Dalam Sidang Sengketa Lahan 20 Ha Di Sibolangit
Sumut

Dua Saksi Dihadirkan Dalam Sidang Sengketa Lahan 20 Ha Di Sibolangit

Suasana sidang sengketa lahan sekira 20 hektar di PN Lubukpakam. Waspada/Edward Limbong
Suasana sidang sengketa lahan sekira 20 hektar di PN Lubukpakam. Waspada/Edward Limbong

 

DELISERDANG (Waspada): Dua orang saksi dari penggugat yakni PT Nirvana Memorial Nusantara (NMN) dihadirkan dalam sidang sengketa lahan sekira 20 hektar yang terletak di Dusun I, Desa Rambung Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (7/5) di Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam.

Sidang perdata tersebut, dipimpin majelis hakim, Makmur Pakpahan didampingi hakim anggota Pinta Uli Tarigan dan Ramauli Hotnaria Purba, dihadiri kuasa hukum penggugat Dr Lintong Oloan Siahaan SH MH bersama Fairly PR Siahaan dan Robert Napitupulu, serta kuasa hukum tergugat, Ravi Ramadana SH.

Adapun dua orang saksi dari pihak pengugat PT NMN yakni saksi petugas Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Melki Suhery Simamora dan saksi ahli Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Medan Prof Dr Budiman Ginting SH MHum.

Keterangan saksi dari Notaris dan PPAT, Melki Suhery Simamora mengaku, telah mengurus 55 sertifikat kepemilikan tanah di lahan yang dibeli penggugat PT NMN. Menjawab kuasa hukum tergugat, dia menyebutkan tidak semua pemilik tanah langsung bertemu dengannya saat mengurus sertifikat tapi ada juga yang dikuasakan.

Selanjutnya, keterangan saksi ahli, Prof Dr Budiman Ginting SH MHum yang juga Dekan Fakultas Hukum USU Medan, dalam keterangannya mengatakan bahwa SKT adalah surat keterangan tanah yang dikeluarkan Pemerintah berfungsi untuk menjelaskan tentang status seseorang menguasai sebidang tanah yang diperoleh dengan cara hibah, warisan maupun jual beli.

“Jika ada bukti kepemilikan tanah bermasalah, beberapa hal yang harus dikoreksi diantaranya data fisik disesuaikan dengan data base, data juridis, dan tanggal mana yang terlebih dahulu diterbitkan pada surat keterangan tanah itu,” jelasnya.

Sidang perdata dengan gugatan perbuatan melawan hukum oleh penggugat PT NMN di PN Lubukpakam dengan perkara nomor 227/Pdt.G/2020/PN Lbp, tanggal 12 Oktober 2020, menggugat 5 warga Desa Rambung Baru Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang yakni, Anita Sitepu, Pendi Sitepu, Elieser Sitepu, Nungkun dan Dalan Ukur. (a16).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2