Waspada
Waspada » Dua Pemuda Korban Hanyut di Sungai Sidua-dua, Satu Belum Ditemukan
Sumut

Dua Pemuda Korban Hanyut di Sungai Sidua-dua, Satu Belum Ditemukan

Jasad korban hanyut, Diris Hasibuan, warga desa Hulim kecamatan Sosopan setelah ditemukan 150 meter dari jembatan Sidua-dua yang hanyut diterjang arus sungai. Waspada/Ist
Jasad korban hanyut, Diris Hasibuan, warga desa Hulim kecamatan Sosopan setelah ditemukan 150 meter dari jembatan Sidua-dua yang hanyut diterjang arus sungai. Waspada/Ist

PALAS (Waspada) : Dua pemuda yang diduga korban hanyut terseret arus sungai Sidua-dua desa Hulim, sampai sekarang satu bel juga ditemukan. Bahkan masyarakat bersama unsur Muspika kecamatan Sosopan terus melakukan pencarian.

Menurut informasi yang dihimpun waspada, Kamis (13/2), terkait bencana banjir dan longsor yang melanda daerah Padanglawas, terlebih wilayah kecamatan Sosopan, ternyata ada peristiwa tragis menimpa dua pemuda, warga desa Hulim.

Dimana sejak kejadian amblasnya jembatan sidua-dua desa Hulim, Selasa (11/2) malam, hingga Kamis (13/2), Diris Hasibuan, 25 anak dari Jubeir Hasibuan, 60 bersama temannya Hamid Pulungan, 25, anak dari Dolok Pulungan tidak terlihat pulang ke rumah.

Maka kedua orang tua mereka meminta pemuda dan warga setempat bersama-sama untuk melakukan pencarian. Pencarian juga dilakukan dengan menyusuri sungai Sidua-dua tepatnya di jembatan yang hanyut terseret arus sungai.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (13/2) warga melihat kap sepeda motor, kemudian sekitar 150 meter dari jembatan warga melihat kepala yang terhimpit batu. Setelah didekati ternyata benar kepala seseorang dengan kondisi terjepit dengan badan ditimpa batu besar.

Setelah berhasil dievakuasi warga ternyata benar jasad Diris Hasibuan, dalam kondisi yang sangat memperhatinkan. Sementara temannya Hamid Pulungan bersama sepeda motor yang dipakai malam itu sampai berita ini dikirim masih belum ditemukan. Masyarakat bersama unsur Muspika kecamatan Sosopan masih terus melakukan pencarian.

Kuat dugaan di malam naas itu kedua korban menaiki sepeda motor menuju Jabetung, dan mereka tidak menyadari kalau jembatan sidua-dua sudah tidak ada, sehingga mereka terjatuh dan terseret arus sungai. (a33/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2