Waspada
Waspada » Dua Pekerja Di Deliserdang Tewas Kecelakaan Kerja
Headlines Sumut

Dua Pekerja Di Deliserdang Tewas Kecelakaan Kerja

Kedua korban kecelakaan kerja yang meninggal dunia saat  di RS Grand Med. Waspada/Ist
Kedua korban kecelakaan kerja yang meninggal dunia saat  di RS Grand Med. Waspada/Ist

DELISERDANG (Waspada): Dua orang pekerja PT Kedaung Industri Ltd tewas karena kecelakaan kerja, di Area/lokasi Produksi Gelas PT Kedaung Industri Ltd, Jl. Medan-Lubuk Pakam Km 19, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserang, Kamis (16/4).

Adapun pekerja yang tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni Supriono yang merupakan Kepala Operator Mesin, warga Jl. Sultan Serdang, Gang Buntu Pasar VIII, Desa Buntu Bedimbar Kec. Tanjungmorawa Kab. Deliserdang yang mengalami bagian wajah lebam, keluar darah dari hidung, dada lebam, dan kepala bagian atas lebam.

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deliserdang, AKP Sawangin pada saat melihat kondisi korban di RS Grand Med. Waspada/Ist
Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deliserdang, AKP Sawangin pada saat melihat kondisi korban di RS Grand Med. Waspada/Ist

Untuk korban satu lagi atas nama Sukarman, 48, Mekanik, warga Dusun I Gang Keluarga, Desa Bangun Rejo Kec. Tanjungmorawa mengalami bagian wajah lebam dan keluar darah dari hidung.

Kapolsek Tanjungmorawa Polresta Deliserdang, AKP Sawangin menjelaskan, kronologis peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, kedua korban meninggal atas nama Supriono dan Sukarman, sebelum terjadi kecekakaan, melaksanakan kegiatan kerja seperti biasa.

“Saat itu sedang memasang baut dan memakan waktu yang lama, kemudian Adi Sutrisno (pekerja/saksi) melihat baut berhasil dipasang oleh korban atas nama Supriono dan saat itu dengan spontan, saksi Adi Sutrisno berteriak hore, hore, karena merasa senang bautnya sudah terpasang,” katanya.

Sesaat kemudian lanjut AKP Sawangin, saksi Adi Sutrisno mendengar suara kreak, kreak kemudian saksi Adi Sutrisno memanggil korban Supriono dengan ucapan, no, no, no dengan maksud korban Supriono menundukkan badan supaya aman, namun tiba-tiba, preheating (alat untuk memanasi pembuatan gelas) tumbang ke samping.

“Sehingga korban Supriono dan Sukarman tertimpa preheating tersebut, selanjutnya karyawan lain berdatangan untuk menolong, namun karena alat tersebut sangat berat, kedua korban tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat,” tambah AKP Sawangin.

Atas kejadian tersebut AKP Sawangin mengungkapkan, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Grand Med Lubukpakam, untuk dilakukan pemeriksaan luar. “Kita sudah melakukan cek TKP, memasang Police Line dan adapun barang  bukti berupa kunci pas 19 dan besi padu bulat panjang 30 Cm,” tandasnya. (cel/C).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2