Waspada
Waspada » Dua Menteri Resmikan Labersa Toba Hotel di Balige
Sumut

Dua Menteri Resmikan Labersa Toba Hotel di Balige

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan sambutan pada peresmian Labersa Toba Hotel di Balige, Kamis, (12/3). Waspada/IST.

TOBA (Waspada) : Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, meresmikan Labersa Toba Hotel dan Toba Fantasi di Balige, Kamis (12/3).

Peresmian ini menjadi sorotan banyak fihak sebab, sangat jarang peresmian sebuah hotel dilakukan langsung oleh dua Menteri apalagi di sekitaran Danau Toba. Labersa Toba Hotel, sebagai hotel bintang empat pertama yang didirikan di Kabupaten Toba menjadi salah satu penyokong pariwisata Toba.

“Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian besarnya untuk memajukan Danau Toba lewat program KSPN yang telah ditetapkan di kawasan ini. Saya menghimbau seluruh element masyarakat untuk bekerja sama mendukung berjalannya program KSPN ini”, ujar Luhut.

Peran Gereja dalam mengelola sampah dan peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga mendapat perhatian Luhut. Hal ini diungkapkan di hadapan ribuan undangan saat memberikan kata sambutan usai menandatangani prasasti dalam acara Grand Opening Labersa Hotel.

Lagi lagi, Luhut menyoroti peran NGO atau LSM yang memprovokasi masyarakat Sibisa dan Sigapiton beberapa waktu lalum Menurutnya, kehadiran NGO atau LSM seharusnya bisa membantu mengedukasi masyarakat tentang rencana pemerintah, bukan malah memprovokasi.

Banyaknya persoalan membuat percepatan pembangunan kawasan tersebut memperlambat target pencapaian. Padahal, khusus Kabupaten Toba, pemerintah pusat akan mengucurkan dana sebesar 4 trilyun rupiah untuk tahun 2020 . Dana sebesar ini diperuntukkan membanguan berbagai infrastruktur di Kabupaten Toba.

Luhut mengatakan jika sebelumnya ada oknum NGO (Non Government Organization) dan oknum Pendeta yang memprovokasi masyarakat di Sibisa.

“Seperti Kasus Sibisa, masih ada Pendeta yang mempengaruhi masyarakat dan NGO, dengan mengatakan bahwa pemerintah akan bikin rusak. Saya tegaskan itu tidak benar”, tegas Luhut.

Luhut berjanji bahwa Pemerintah tidak akan pernah menyengsarakan rakyatnya. Beliau berharap agar semua bersinergi dan saling mendukung pembangunan.

“Ada bupati dan ada saya. Jika ada persoalan, sampaikan ke beliau dan saya, bahwa tak ada permerintah mau buat rusak masyarakatnya” ungkap beliau mengakhiri.

Peresmian Labersa Toba Hotel juga dihadiri mantan Bupati sekitar Danau Toba diantaranya, Torang Lumbantobing mantan Bupati Tapanuli Utara, Mangindar Simbolon mantan Bupati Samosir, Monang Sitorus dan Sahala Tampubolon mantan Bupati Tobasa dan Maddin Sihombing mantan Bupati Humbahas, Mulia Raja beserta rombongan dari Direktur Social Capital PT Toba Pulp Lestari tbk dan Jendral (purn) Haposan Silalahi. (crg)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2