Waspada
Waspada » DPT Berbiaya Rp3,4 M Ancam Keselamatan Warga
Sumut

DPT Berbiaya Rp3,4 M Ancam Keselamatan Warga

 

PADANG LAWAS (Waspada). Proyek Dek Penahan Tebing (DPT) Sungai Gelanggang, Kecamatan Barumun, kabupaten Padang Lawas (Palas) berbiaya Rp3,4 miliar nyaris ambruk dan ancam keselamatan warga.

Sekarang kondisi bangunan DPT yang berada dibantaran sungai Galanggang itu semakin hari bertambah miring apalag ketika air Sungai Galanggang meluap.

Kondisi bangunan dek berangsur-angsur tergerus diterjang arus sungai, sehingga semakin hari semakin bertambah miring.

Sekalipun keadaan bangunan dek yang begitu miring dan setiap waktu bisa saja ambruk. Tetapi anak-anak sekitar tetap saja merasa senang bermain, mandi sambil melombat dari atas dek.

Pemandangan seperti ini hampir setiap hari menjelang sore terlihat di sungai Galanggang, tepatnya dibangunan dek penahan yang berbiaya Rp3,4 M yang bersumber dari dana BPBD kabupaten Padanglawas Tahun Anggaran (TA) 2019.

Dan sejak DPT itu ambruk akhir tahun 2019 lalu, saat musim hujan tiba dan air sungai Galanggang meluap, kondisi bangunan dek penahan yang seharusnya berfungsi sebagai penanggulangan bahaya bencana banjir tersebut terus bertambah miring.

Iwan Lubis, 43, warga lingkungan VII kelurahan pasar Sibuhuan, kecamatan Barumun tidak jauh dari lokasi pembangunan Dek penahan tebing di bantaran sungai Galanggang tersebut, benar-benar merasa khawatir dan takut jika bangunan dek tumbang dan meninpa anak-anak yang lagi bergembira ria bermain sambil mandi.

Anak-anak tidak takut bahaya

Anak- anak terlihat tidak takut akan bahaya yang mengintai, mereka sama sekali tidak menghiraukan ancaman bahaya yang senantiasa menunggu, bahkan bukan tidak mungkin bisa merenggut nyawa.

Seperti disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Padang Lawas, H. Hamka Harahap bahwa ambruknya dek penahan itu.

Hal senada juga disampaikan PPK Salvator Sitorus, mengakui bahwa ambruknya proyek DPT yang ada di bantaran sungai Galanggang itu murni diakibatkan bencana banjir, karena qjditerjang derasnya arus sungai.

Bagaimanapun juga masyarakat lingkungan II dan lingkungan VII kelurahan Pasar Sibuhuan yang berada di sekitar lokasi bangunan Dek Penahan yang nyaris roboh itu kini semakin resah. Termasuk yang ada anaknya usia sekolah, dan senang mandi di sungai.

Tidak hanya takut bangunan dek ambruk menimpa anak-anak yang lagi mandi, tetapi juga besi cor beton yang senantiasa mengancam keselamatan. (Waspada/Idaham Butar Butar)

Keterangan foto: Bangunan Dek Penahan
Tebing di bantaran sungai Galanggang yang nyaris roboh menjadi tempat bermain dan mandi, sepertinya anak-anak tidak takut bahaya yang mengancam. (Waspada/Idaham Butar butar )

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2