DPRD Sumut Apresiasi Kapolres Tanjung Balai Gagalkan Peredaran Narkoba

DPRD Sumut Apresiasi Kapolres Tanjung Balai Gagalkan Peredaran Narkoba

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Santoso (kanan) bersama Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira. Anggota DPRD Sumut itu apresiasi langkah cepat Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira dan jajarannya yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu puluhan kilogram yang diselundupkan dari Malaysia, Rabu (19/5). Waspada/ist
ANGGOTA DPRD Sumut Santoso (kanan) bersama Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira. Anggota DPRD Sumut itu apresiasi langkah cepat Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira dan jajarannya yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu puluhan kilogram yang diselundupkan dari Malaysia, Rabu (19/5). Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Santoso (kanan) apresiasi langkah cepat Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira dan jajarannya yang berhasil gagalkan peredaran narkoba jenis sabu puluhan kilogram yang diselundupkan dari Malaysia, Rabu (19/5).

“Kita apresiasi upaya dan kerja keras Kapolres dan jajarannya yang berhasil membongkar penyelundupan narkoba,” kata Santoso kepada Waspada melalui sambungan telepon di Medan, Kamis (20/5).

Anggota Komisi A dari Fraksi-Demokrat itu menyampaikan apresiasinya saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) bersama rombongan ke Asahan, kemarin.

“Kita Komisi A tetap komit bahwa narkoba harus diberantas sampai ke akar-akarnya karena bila dibiarkan dapat merusak generasi muda,” kata anggota dewan dari Dapil V yang mencakup Asahan, Batubara dan Tanjungbalai ini.

Dijelaskan, Komisi A juga bersinergis dengan Poldasu dalam upaya ikut memberikan dukungan terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Komisi A yang concern dengan masalah narkoba tetap menyuarakan kepada pemerintah untuk ikut menanggulangi penyebaran narkoba,” sebut Santoso.

Dengan kerja keras yang dilakukan Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira ini diharapkan penyalahgunaan narkoba dapat diatasi.

“DPRD Sumut sekali lagi apresiasi kepada Kapolres Tanjung Balai yang berhasil gagalkan peredaran narkoba,” ungkapnya.

Menurut Santoso, penyelundupan narkoba jenis sabu yang dikemas dalam betuk kemasan teh China dilaporkan menggunakan sampan kecil milik nelayan.

Untuk menghindari kecurigaan petugas, sabu-sabu bernilai puluhan miliar tersebut disembunyikan dan ditutupi jaring ikan.

Petugas Polres Tanjungbalai yang mendapatkan informasi langsung turun ke lokasi tepatnya di Tangkahan Sungai Asahan.

Hanya saja dalam penyergapan ini petugas tidak menemukan para pelaku dan hanya mendapati sampan yang dicurigai.

Setelah diperiksa petugas menemukan puluhan kilogram sabu-sabu siap edar. Hingga kini petugas masih memburu sejumlah pelaku yang identitasnya sudah diketahui.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi, Kamis (20/5), membenarkan penangkapan puluhan kilogram sabu jaringan internasional.

Dukung Langkah Tegas

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumut H Santoso SH dukung sepenuhnya langkah tegas Poldasu dan jajarannya yang komit berantas narkoba.

Dia merespon kinerja Unit 2 Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut yang mengungkap peredaran 100 kilogram sabu dan 50 ribu butir ekstasi jaringan Medan-Jakarta.

Terhadap hal ini, Santoso yang juga anggota Komisi A yang membidangi masalah pemerintahan, salut atas pengungkapan itu. “Kita apresiasi Poldasu yang begitu gigih, meski di tengah Covid-19, namun tetap maksimal menyikat habis penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda,” katanya. (cpb)

  • Bagikan