Waspada
Waspada » DPRD Sumut Apresiasi Gubsu Gelar Rapat PSU Di 3 Kabupaten/Kota
Sumut

DPRD Sumut Apresiasi Gubsu Gelar Rapat PSU Di 3 Kabupaten/Kota

KETUA Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto. DPRD Sumut mengapresiasi langkah Gubsu Edy Rahmayadi yang sigap menggelar rapat kordinasi dan evaluasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di 3 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Waspada/Ist
KETUA Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto. DPRD Sumut mengapresiasi langkah Gubsu Edy Rahmayadi yang sigap menggelar rapat kordinasi dan evaluasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di 3 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): DPRD Sumut apresiasi langkah Gubsu Edy Rahmayadi yang sigap gelar rapat kordinasi dan evaluasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di 3 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi A Hendro Susanto (foto) kepada Waspada merespon rapat yang digelar di Aula Rizal Nurdin, Jumat (16/4) pukul 14.00 WIB.

Rapat dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Herdensi Adnin, Ketua Syafrida Rasahan, mewakili Poldasu, Pangdam I/BB, Kepala Biro Otda Provsu, Ka Biro Pemerintahan, plt Bupati Labuhan Batu, Labusel dan Madina. Juga hadir mewakili Polres Kab Labusel, Labuhan Batu dan Madina, Ketua KPUD dan Bawaslu ketiga kabupaten tersebut.

Menurut Hendro, PSU di ketiga kabupaten tersebut di Sumut merupakan hasil amar keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 37 untuk Labusel, No 58 untuk Labuhan Batu Induk, dan No 86 untuk Madina, tertanggal 24 Maret 2021.

Dijelaskan, sebagaimana amar MK, bahwa dalam 30 hari harus sudah dilaksanakan PSU di ketiga kabupaten tersebut dan pelaksanaan PSU akan digelar 24 April 2021.

Menurut Hendro, PSU di sumut merupakan yang terbanyak di indonesia dari amar MK. “Jadi kita harus dan lebih serius lagi,” ujar anggota dewan dari Fraksi PKS DPRD Sumut ini.

Sehingga, pelaksanaan PSU bisa brjalan secara demokratis, jurdil, luber dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Lebih lanjut dipaparkan, terdapat 28 tempat pemungutan suara (TPS)dengan rincian sebagai berikut: Labusel 16 TPS, Labuhan Batu 9 TPS dan Madina 3 TPS.

Menyinggung ketersediaan anggaran, Ketua Komisi A Hendro Susanto meminta pada penyelenggara agar sudah disediakan. “Alhamdulillah, anggaran untuk KPUD di ke-3nya sudah Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan sudah pencairan,” katanya.

Untuk Bawaslu, PSU menggunakan anggaran sebelumnya yang masih ada, kecuali di Kabupaten Madina, Bawasku Madina mendapatkan hibah Rp 200 juta untuk pengawasan PSU.

Sementara untuk anggaran pengamanan, hasil rapat evaluasi sudah terealisasikan ke rekening Polres setempat.

Ketua Komisi A Hendro Susanto meminta pada penyelenggara PSU, yakni KPUD dan Bawaslu agar menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. “Kita ingin memastikan petugas PPK dan petugas TPS sudah siap semuanya,” sebutnya.

Terinfokan Dengan Baik

Hendro memastikan bahwa kotak dan kertas suara sudah siap, dan yang lebih penting, yakni masyarakat sebagai daftar pemilih tetap (DPT) di 28 TPS tersebut harus sudah tahu dan terinfokan dengan baik.

“Ini jadi tugas penyelenggara untuk bekerja keras menyampaikan pada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Hendro menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap netral dalam PSU tersebut.
Menyebut soal potensi gangguan, yakni di wilayah Torganda, agar jangan berpihak dan harus mendukung PSU.

“Jika ada unsur kesengajaan untuk menghalangi PSU di TPS tersebut, kita minta pihak keamanan bertindak tegas dan terukur,” katanya.

Hendro Susanto menyebutkan, DPRD akan mengawasi, mendukung dan mendorong PSU ini bisa berjalan denga baik, tidak terjadi cluster baru covid, dan masyarakat agar berpartisipasi dengan baik.

“Kepada pihak keamanan, agar tetap mengawal PSU ini. Jangan sampai muncul hal-hal yang tidak diinginkan dan kita mengajak seluruh masyarakat agar menjaga suasana PSU di Pilkada ini dengan damai, aman dan tentram,” pungkas Hendro. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2