DPRD Palas Upayakan Eksekutif Terima Saran Dewan - Waspada

DPRD Palas Upayakan Eksekutif Terima Saran Dewan

  • Bagikan

PALAS (Waspada) : DPRD kabupaten Padang Lawas (Palas) tetap konsisten perjuangkan agar eksekutif terima hasil koreksi dan saran dewan, lebih menitik beratkan penganggaran yang memihak kepentingan rakyat.

Demikian Raja Parlindungan Nasution, ST, anggota badan anggaran DPRD Palas dari F PPP kepada waspada, Selasa (19/10), menyusul penundaan pengesahan KUA PPAS untuk RAPBD Palas 2022 akibat adanya beda pendapat antara tim anggaran legislatif dan eksekutif.

Hal itu menyusul ditemukannya penganggaran kegiatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang kurang memihak pada kepentingan rakyat.

Bahkan dari hasil koreksi dan rasionalisasi yang dilakukan DPRD ditemukan Rp.51 miliar lebih penganggaran yang seharusnya bisa dialihkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat dan bisa menunjang kesejahteraan masyarakat.

Pada prinsipnya proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2022 ini bisa berjalan sesuai jadwal yang direncanakan, jika antara legislatif dan eksekutif sama-sama menjalankan tugas.

Begitu juga halnya dengan pengesahan KUA PPAS yang seharusnya sudah disahkan Senin (11/10) yang lalu, tetapi karena beda pendapat akhirnya sampai saat ini pengesahan KUA PPAS untuk RAPBD tahun anggaran 2022 masih terganjal.

Ketua Fraksi PKB, Arfin Hasibuan bersama Romi Parmonangan Nasution, dari F Gerindra juga berharap agar pemerintah daerah tidak mengabaikan usul dan saran DPRD Palas.

Bagaimanapun DPRD Palas tidak ingin penganggaran seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana penganggaran dan penyusunan APBD seringkali mengabaikan koreksi dan saran yang disampaikan DPRD.

Sehingga tidak heran jika pembangunan daerah kabupaten Padang Lawas terkesan jauh tertinggal dari kabupaten lain di Sumatera Utara. Bahkan di usia 14 tahun kabupaten Padang Lawas, masih belum memiliki fasilitas perkantoran yang lengkap dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. (a/30)

  • Bagikan