DPP Buka Muscab IV DPC PPP Padangsidimpuan

  • Bagikan
Ketua Bidang Pemenangan Dapil DPP PPP Hilman Ismail Metareum (4 kiri) saat membuka Muscab IV DPC PPP Padangsidimpuan di Aula Mega Permata Hotel, Padangsidimpuan, Senin (18/10). Waspada/Mohot lubis
Ketua Bidang Pemenangan Dapil DPP PPP Hilman Ismail Metareum (4 kiri) saat membuka Muscab IV DPC PPP Padangsidimpuan di Aula Mega Permata Hotel, Padangsidimpuan, Senin (18/10). Waspada/Mohot lubis

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Ketua Bidang Pemenangan Dapil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hilman Ismail Metareum mengingatkan pengurus dan kader PPP untuk merapatkan barisan serta tidak lagi membuat friksi di tubuh partai berlambang kabah tersebut demi masa depan partai.

“Tidak boleh lagi terjadi friksi di internal PPP. Partai lain sudah berbenah diri, kita harus rapatkan barisan,” kata Ketua Bidang Pemenangan Dapil DPP PPP Hilman Ismail Metareum saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) IV Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Padangsidimpuan Periode 2001-2026 di Aula Mega Permata Hotel, Padangsidimpuan, Senin (18/10).

Pembukaan Muscab IV PPP Padangsidimpuan itu dihadiri, Wasekjen DPP PPP Idy Muzayyad, Ketua DPW PPP Sumut Jafaruddin Harahap MSi, Sekretaris DPW PPP Sumut Usman Efendi Sitorus MSP, Ketua Majelis Pertimbangan DPC PPP Padangsidimpuan Bulkainy Nasution, Ketua DPC PPP Padangsidimpuan Hasanuddin Sipahutar, Sekretaris DPC PPP Padangsidimpuan Kadir Pandapotan Siregar, sesepuh PPP KH Abdul Karim AB serta pengurus DPC dan PAC PPP Padangsidimpuan.

Ketua Bidang Pemenangan Dapil DPP PPP Hilman Ismail Metareum (4 kiri), Wasekjend DPP DPP PPP Idy Muzayyad (8 kanan), Ketua Ketua DPW PPP Sumut Jafaruddin Harahap MSi (6 kiri) dan Ketua DPC PPP Padangsidimpuan Hasanuddin Sipahutar (5 kiri) foto bersama dengan pengurus DPC dan PAC PPP Kota Padangsidimpuan, Senin (18/10).Waspada/Mohot lubis

Ketua Bidang Pemenangan Dapil DPP PPP Hilman Ismail Metareum menuturkan sampai saat ini friksi atau perbedaan pendapat masih terjadi di Sumatera Utara akibat berbagai faktor sehingga dapat mengganggu penguatan dan pengembangan partai.

PPP sebagai partai umat Islam, ungkapnya sudah saat mereformasi diri dengan memberikan ruang pada kader-kader muda PPP dan PPP bukan lagi partai kerumunan, tapi merupakan partai barisan dengan satu komando.

”Saatnya PPP mereformasi diri sendiri, tentunya membutuhkan bimbingan dari orang tua dan setelah Muscab ini tidak boleh lagi terjadi gontok-gontokan di tubuh PPP,” ucapnya

Hilman Ismail Metareum berharap kepada pengurus dan kader PPP dapat memanfaatkan era digitalisasi dalam melakukan penguatan dan pengembangan partai ditengah-tengah masyarakat. “PPP harus beradaptasi dengan dunia teknologi,” harapnya.

Ketua DPC PPP Padangsidimpuan Hasanuddin Sipahutar menuturkan dalam menyongsong Pemilu 2004, pengurus dan kader PPP Padangsidimpuan harus lebih giat bekerja untuk merebut simpati masyarakat Kota Padangsidimpuan yang mayoritas umat Islam.

“Pencapaian kenaikan satu kursi pada Pemilu 2019 yakni dari 1 menjadi 2 kursi di DPRD Padangsidimpuan patut disyukuri, namun perlu direnungkan bahwa PPP pernah menjadi Ketua DPRD Padangsidimpuan pada Tahun 2024-2009 dengan jumlah 4 di bawah komando bapak Haji Bulkainy Nasution,” jelas Hasanuddin.

Jika capaian 4 kursi legislatif tersebut dapat diraih pada Pemilu 2024, ujar Hasanuddin, PPP Padangsidimpuan memiliki peluang dan sangat pantas untuk ikut ambil bagian dalam Pemilukada dengan menjadi calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Padangsidimpuan karena hal ini pernah ditorehkan DPC PPP Padangsidimpuan.

Ketua Panitia Muscab IV DPC PPP Padangsidimpuan, Dedy Kurniawan Nasution menjelaskan Muscab tersebut diawali dengan penentuan 5 orang formatur. Selanjutnya formatur menentukan Pengurus DPC PPP Padangsidimpuan periode 2021-2026.(a39).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.