Waspada
Waspada » Dosen FH USU Gelar Penyuluhan Cegah Narkoba
Sumut

Dosen FH USU Gelar Penyuluhan Cegah Narkoba

TIM dosen FH USU dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berlangsung sukses diakhiri dengan penyerahan cenderamata. Dosen FH USU gelar penyuluhan urgensi peraturan desa cegah narkoba. Waspada/Ist
TIM dosen FH USU dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berlangsung sukses diakhiri dengan penyerahan cenderamata. Dosen FH USU gelar penyuluhan urgensi peraturan desa cegah narkoba. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Sumatera Utara (USU), gelar penyuluhan hukum tentang urgensi peraturan desa guna cegah penyalahgunaan narkoba, di Desa Dagang Krawang Tj Morawa, Deli Serdang, belum lama ini.

Dosen FH USU gelar penyuluhan cegah narkoba yang dilaksanakan bekerja sama dengan Satgas Anti Narkoba (SAN) Propinsi Sumatera Utara.

Kegiatan yang dihadiri Hadir Kepala Desa Dagang Kerawan Hj  Jamilah, perangkat desa dan warga merupakan program Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) melalui skema Dosen Wajib Mengabdi 2020.

Hal itu disampaikan  Siti Nurahmi Nasution, SH, M H selaku Ketua Tim yang beranggotakan Prof  Dr  Hj Rosnidar Sembiring, S H , M Hum, Eva Syahfitri Nasution, SH, MH, Robert, SH, MH, dan M Hadyan Yunhas Purba, SH, MH.

Selurunya  adalah dosen di Fakultas Hukum Universitas Sumut. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Satgas Anti Narkoba (SAN) Propinsi Sumatera Utara.

Kata, Siti Nurahmi Nasution, SH, M H, Sabtu (28/11), dewasa ini peredaran narkotika sudah sampai pada titik yang sangat mengkhawatirkan.

Hingga Ke Desa

Untuk di Sumut saja, Deputi Pemberantasan BNN Irjen. Pol. Arman Depari mengatakan bahwa jumlah pengguna narkotika di Sumatera Utara sudah menyentuh angka 1 juta orang yang tersebar dari kota hingga ke desa dan dari berbagai kalangan dan usia.

“Menyikapi hal tersebut, maka dosen-dosen dari Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara tergerak untuk melakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat desa dalam rangka melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui Peraturan Desa (Perdes),”ujatnya.

Kata dia, rangkaian kegiatan ini meliputi penyampaian materi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika bagi generasi muda, peran pemerintah desa dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Selanjutnya, penggunaan dana desa dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pembentukan peraturan desa.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari pengabdian masyarakat yang merupakan tanggungjawab yang diemban seorang dosen dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibiayai LPPM USU melalui skema Dosen Wajib Mengabdi 2020,” paparnya.(m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2