Waspada
Waspada » Diundang Bernyanyi Di Warung Tuak Malah Dikeroyok 
Sumut

Diundang Bernyanyi Di Warung Tuak Malah Dikeroyok 

Korban Amir Mahmud, 39, dan Ramon Dalimunthe, 38, diduga dikeroyok beberapa pria di dekat satu warung tuak di Jl. Enggang, Kel. Sipinggolpinggol, Kec. Siantar Barat, Jumat (5/3) sekitar pukul 23:30 dan melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polsek Siantar Barat Polres Kota Pematangsiantar, Sabtu (6/3).  Diundang Bernyanyi Di Warung Tuak Malah Dikeroyok. Waspada-Edoard Sinaga
Korban Amir Mahmud, 39, dan Ramon Dalimunthe, 38, diduga dikeroyok beberapa pria di dekat satu warung tuak di Jl. Enggang, Kel. Sipinggolpinggol, Kec. Siantar Barat, Jumat (5/3) sekitar pukul 23:30 dan melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polsek Siantar Barat Polres Kota Pematangsiantar, Sabtu (6/3).  Diundang Bernyanyi Di Warung Tuak Malah Dikeroyok. Waspada-Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Diundang bernyanyi saat temannya ulang tahun di satu warung tuak, korban malah dikeroyok pemuda setempat hingga babak belur. Meski sudah diajak berdamai, rekan korban malah ikut dikeroyok, hingga babak belur.

Kejadian yang menimpa koroban Amir Mahmud, 39, alias Balu, warga Kel. Timbang Galung, Kec. Siantar Barat dan temannya Ramon Dalimunthe, 38, warga Jl. Purba Ujung, Kel. Proklamasi, Kec. Siantar Barat, diduga terjadi di satu warung tuak di Jl. Enggang, Kel. Sipinggolpinggol, Kec. Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Jumat (5/3) sekitar pukul 23:30.

Tidak terima penganiayan yang mereka alami, Amir dan Ramon mendatangi Polsek Siantar Barat, Sabtu (6/3) dan melaporkan penganiayaan yang mereka alami.

Menurut Amir, penganiayaan terhadapnya terjadi setelah diundang temannya yang sedang berulang tahun ke satu warung tuak dan bernyanyi di warung tuak itu.

Usai bernyanyi, Amir tiba-tiba diajak pria yang tidak dikenalnya keluar dari warung tuak. Di luar warung tuak, Amir dipukuli sekelompok pria, hingga wajah Amir luka dan mengeluarkan darah.

Setelah dikeroyok, Amir meninggalkan warung tuak dan menemui teman-temannya dan menceritakan pengeroyokan yang dialaminya. Ramon yang ikut mendengar cerita Amir,  mengajak Amir kembali ke warung tuak itu untuk melakukan perdamaian.

Namun, bukan perdamaian yang terjadi, tapi Amir bersama Ramoon kembali dikeroyok dan dipukuli para pria yang memukuli Amir sebelumnya, hingga Amir dan Ramon mengalami luka-luka di wajah serta mengeluarkan darah. Ramon malah mengalami luka di kepala dan mengeluarkan darah.

Setelah mendapat perawatan akibat luka-luka yang mereka alami, besoknya, Amir dan Ramon mendatangi Mapolsek Siantar Barat dan melaporkan kejadian pengeroyokan yang mereka alami.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto dan Kapolsek Siantar Barat Iptu Ringgas Lubis menyebutkan laporan Amir dan Ramon telah diterima dan saat ini penyidik Polsek Siantar Barat telah meminta keterangan para saksi yang melihat kejadian pengeroyokan itu.(a28/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2