Dituduh Murtad, Wartawan Adukan Pengguna FB

  • Bagikan
Pelapor Syahrizal Rany didampingi Kuasa Hukumnya Zulham Rany, dan rekannya memperlihatkan bukti laporan ke Polres Asahan pemilik akun Facebook RP, yang diduga melakukan pencemaran nama baik. Waspada/Ist
Pelapor Syahrizal Rany didampingi Kuasa Hukumnya Zulham Rany, dan rekannya memperlihatkan bukti laporan ke Polres Asahan pemilik akun Facebook RP, yang diduga melakukan pencemaran nama baik. Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): Dituduh murtad di status media sosial, seorang wartawan melaporkan pengguna Facebook, karena telah melakukan pencemaran nama baik dan menimbulkan kegaduhan.

Pelapor Syahrizal Rany, 44, warga Kisaran Baru, Kec Kisaran Barat, yang juga sebagai wartawan, melalui Kuasa Hukumnya Zulham Rany, saat dikonfirmasi Waspada.id, Selasa (14/12), bahwa yang dilaporkannya pemilik akun Facebook inisial RP, karena diduga telah mencemarkan nama baik kliennya melalui unggahan akun facebook pada Sabtu (11/12) dengan mengatakan, kliennya rela ‘Murtad’ hanya karena kado atau parcel Natal dan Tahun Baru, dengan menampilkan foto dan nomor telepon genggam kliennya. Sehingga pihaknya melaporkan yang bersangkutan ke Polres Asahan pada Senin (13/12).

“Perlu ditegaskan, kliennya sampai detik ini tidak murtad, dan masih menganut agama Islam,” jelas Zulham.

Menurut Zulham, unggahan status RP di Facebook, membuat keonaran dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, membuat kliennya merasa nama baiknya telah tercemar, tercoreng, dan membuat keluarga merasa tidak nyaman, padahal kliennya merupakan seorang tokoh masyarakat yang taat beribadah, tidak mungkin karena sebuah paket saja mau pindah keyakinan.

“RP diduga melakukan pencemaran nama baik yang diatur dalam pasal 45 UU ITE, dan harus diproses hukum,” jelas Zulham.

Sedangkan pemilik akun RP, saat dikonfirmasi Waspada, menuturkan bahwa motivasinya membuat postingan “Wartawan Murtad” dikarenakan dugaan berdasarkan percakapan di grup Whatsapp, dan saat ditanya pelaporan ke Polres Asahan akibat postingannya, RP menuturkan akan mengikuti prosedurnya.

“Saya akan ikuti prosedurnya aja,” jelas RP.

RP juga menambahkan, dengan adanya masalah ini semoga kedepan tidak ada lagi yang mempermainkan agama. “Saya berharap kedepan tidak ada lagi orang yang mempermainkan agama,” jelas RP. (a02/a19/a20)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.