Ditemukan Lagi Pemudik Mau Masuk Pematangsiantar Positif Covid-19 - Waspada

Ditemukan Lagi Pemudik Mau Masuk Pematangsiantar Positif Covid-19

  • Bagikan
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar Daniel H Siregar menyebutkan ada penambahan pasien di rumah singgah, Jl. Sisingamangaraja, Sabtu (15/5) sore, setelah satu orang perempuan  berusia 30 tahun asal Kab. Asahan dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani swab test antigen di Pospam Jl. Melanthon Siregar, perbatasan Pematangsiantar dengan Kab. Simalungun. Waspada/Edoard
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar Daniel H Siregar menyebutkan ada penambahan pasien di rumah singgah, Jl. Sisingamangaraja, Sabtu (15/5) sore, setelah satu orang perempuan  berusia 30 tahun asal Kab. Asahan dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani swab test antigen di Pospam Jl. Melanthon Siregar, perbatasan Pematangsiantar dengan Kab. Simalungun. Waspada/Edoard

 

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Setelah sehari sebelumnya ditemukan satu pemudik perempuan usia 19 tahun asal Kota Medan, positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ditemukan lagi satu pemudik yang mau masuk ke Kota Pematangsiantar melalui perbatasan, positif Covid-19 dan diisolasi serta dirawat di rumah singgah.

Pemudik yang positif Covid-19 itu ditemukan personel Pos Pengamanan (Pospam) terdiri TNI, Polri, Dinas Perhubungan Satpol PP dan Tim Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar di lokasi penyekatan arus mudik lebaran 2021 di Jl. Melanthon Siregar, Sabtu (15/5), yang terus menerus melaksanakan kegiatan waspada Covid-19 dengan melakukan pemeriksaan para pengguna jalan lintas antar daerah yang memasuki perbatasan Pematangsiantar dengan Kab. Simalungun.

“Hari ini kita menerima seorang perempuan berumur 30 tahun asal Bandar Pasir Mandoge, Kab. Asahan di rumah singgah, karena positif Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen di Pospam Jl. Melanthon Siregar.  Perempuan itu bersama rombongannya hendak melalui Pematangsiantar,” sebut Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pematangsiantar Daniel H Siregar.

Menurut Daniel, untuk tindak lanjut, dilaksanakan perawatan dan isolasi selama lima kali 24 jam di rumah singgah. “Dengan adanya pertambahan pemudik yang positif Covid-19 itu, jumlah pasien rumah singgah dari 11 pasien, meningkat menjadi 12 pasien hari ini.”

“Semuanya, tetap akan kita isolasi lima kali 24 jam. Sesuai yang direncanakan, minggu depan, 12 pasien itu, khususnya yang tujuh orang dari luar kota, akan ditindaklanjuti dengan melaksanakan RT-PCR di Dinas Kesehatan Pematangsiantar. Hal itu, sesuai dengan surat Satgas Penanganan Covid Nasional No. B/Ka.SATGAS/46/05/2021 tentang antisipasi perjalanan masyarakat terhadap arus balik Idul Fitri 1442 H,” jelas Daniel.

Sementara, informasi yang didapat di Pospam Operasi Ketupat Toba 2021, Jl. Melanthon Siregar melalui Pengamanan Dalam Regu B Ipda J. Bostan Simangunsong, saat pelaksanaan penyekatan arus mudik di Pospam, sekitar pukul 11:30, satu unit mobil jenis Toyota Avanza membawa rombongan dari arah Tanah Jawa, Kab. Simalungun, memasuki perbatasan Pematangsiantar dan dicegat di Pospam Jl. Melanthon Siregar.

Saat itu, personel jaga Pospam memberhentikan mobil itu dan melaksanakan pemeriksaan dokumen sesuai Permenhub No.13 tahun 2021 tentang larangan mudik.

Namun, rombongan berjumlah enam orang yang berada di dalam mobil, tidak bisa menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 seperti hasil swab test antigen.

Ketika personel jaga Pospam meminta untuk dilaksanakan swab test antigen kepada rombongan, mereka menyetujui untuk dilakukan swab test antigen.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Tim Dinas Kesehatan Pematangsiantar dengan menggunakan swab test antigen, ditemukan seorang perempuan berumur 30 tahun dinyatakan positif Covid -19, sedang lima orang lainnya dinyatakan negatif Covid-19. Selanjutnya, perempuan itu dibawa ke rumah singgah yang teretak di Jl. Sisingamangaraja.

“Jumlah pemudik yang dilakukan swab test antigen oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Pemko di Pospam III sebanyak 30 orang. Selain itu, sebanyak 12 kendaraan yang berasal dari luar daerah diperintahkan putar balik ke kota asal, termasuk kendaraan perempuan yang saat ini diisolasi karena positif Covid-19,” imbuh Bostan.(a28/C).

 

 

  • Bagikan