Dispar Samosir Targetkan 600 Ribu Kunjungan Wisatawan

Dispar Samosir Targetkan 600 Ribu Kunjungan Wisatawan

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Samosir Dumosch Pandiangan menerima cinderamata dari Menparekraf Sandiga Uno di Samosir. Dispar Samosir Targetkan 600 Ribu Kunjungan Wisatawan. Waspada/Tumpal P Sijabat
Kepala Dinas Pariwisata Samosir Dumosch Pandiangan menerima cinderamata dari Menparekraf Sandiga Uno di Samosir. Dispar Samosir Targetkan 600 Ribu Kunjungan Wisatawan. Waspada/Tumpal P Sijabat

SAMOSIR (Waspada) : Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Samosir, menargetkan 600 ribu kunjungan wisatawan ke Samosir pada Tahun 2021. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Dumosch Pandiangan, Selasa (30/3) di Samosir.

Terkait target jumlah wisatawan di tahun 2021 ini, Dumosch menyebut optimis bisa melampaui jumlah kunjungan di tahun 2019 dan 2020. Dispar Kabupaten Samosir menargetkan jumlah 600 ribu kunjungan di tahun 2021 ini.

“Geliat wisata ke Samosir mulai terlihat, Dispar optimis targetkan jumlah wisatawan naik di tahun 2021,” ujar Kadis optimis.

                                             

“Kita optimis ya sampai sekarang kita untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah) saja sudah Rp400 juta lebih bisa kita hasilkan untuk awal tahun 2021 ini,” kata Dumosch lagi.

Sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabuapten Samosir di tahun 2019 dan 2020 memang dinilai cukup baik. Walaupun terdapat pandemi Covid-19, jumlah kunjungan ke kawasan Samosir antara dua periode tersebut bisa dikatakan tidak menurun secara signifikan.

Berdasarkan data dari Dispar Kabupaten Samosir, di tahun 2020 jumlah kunjungan ke sana mencapai jumlah 405.203 kunjungan. Hanya menurun sedikit saja dari jumlah kunjungan tahun 2019, yakni 418.271 kunjungan.

“Kita malah sempat khawatir (tahun 2020) hanya bisa tercapai 30-40 persen dari tahun 2019. Bedanya ternyata hanya sedikit. Teman-teman di kawasan Danau Toba juga heran, kok bisa seperti itu,” papar Dumosch.

Data jumlah kunjungan tersebut diambil berdasarkan jumlah retribusi yang dipungut di tempat-tempat wisata, termasuk juga desa wisata di Kabupaten Samosir.

Berdasarkan data tersebut, di tahun 2020 jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) memang menurun secara signifikan. Di tahun 2019, jumlah kunjungan Wisman mencapai lebih dari 50 ribu, sementara di tahun 2020, jumlahnya hanya sekitar 2 ribu saja.

“Itu mungkin di Januari-Februari-Maret masih banyak yang datang. Setelah itu enggak ada lagi, makanya itu yang penurunannya paling signifikan dibanding tahun 2019,” jelas Dumosch.

Namun jumlah tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan jumlah wisawatan nusantara (Wisnus) yang berkunjung ke Kabupaten Samosir, jelas Pandiangan. (cts)

Baca juga:

Groundbreaking Pembangunan Marianna Resort International

  • Bagikan