Disdukcapil Sidimpuan Terapkan Layanan Daring Di Tengah Covid-19

  • Bagikan
Kadis Dukcapil Padangsidimpuan, Anisa (kiri) sedang memantau pelayanan administrasi kependudukan di kantornya. Disdukcapil Sidimpuan terapkan layanan Daring di tengah Covid-19. Waspada/Syarif Ali Usman
Kadis Dukcapil Padangsidimpuan, Anisa (kiri) sedang memantau pelayanan administrasi kependudukan di kantornya. Disdukcapil Sidimpuan terapkan layanan Daring di tengah Covid-19. Waspada/Syarif Ali Usman

P. SIDIMPUAN (Waspada): Tingkatkan pelayanan kependudukan di tengah pandemi Covid-19, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) P. Sidimpuan terapkan layanan secara Daring (online).

“Layanan Daring dapat menghindari penyebaran Covid-19, karena warga yang butuh layanan Adminduk tidak harus ke kantor, sehingga tidak ada antrian ataupun kerumunan,” ujar Plt Kadis Dukcapil Kota P. Sidimpuan Anisa, Kamis (5/11).

Dikatakannya, bila layanan Daring tidak diterapkan, maka sangat dimungkinkan kantor tersebut akan menjadi klaster baru, karena warga P. Sidimpuan yang belum rekam KTP masih banyak dengan jumlah 16.700 warga.

“Sekitar 11 persen lagi warga P. Sidimpuan belum melakukan perekaman eKTP,” jelas Anisa.

Katanya, di awal Pandemi, yakni dari Maret hingga Juni, kegiatan pelayanan registrasi atau pencatatan kependudukan di kantor tersebut sangat minim, namun sesudah New Normal pekerjaan membludak.

Kondisi tersebut juga menyebabkan bertumpuknya blanko KTP yang hingga kini masih tersisa sebanyak 4.500 blangko dan hal ini dimungkinkan untuk mencukupi kebutuhan KTP hingga akhir tahun.

Untuk mengejar ketertinggalan, ujar Anisa, pihaknya kini melakukan perekaman langsung ke kelurahan dan desa. Katanya hal itu dilakukan untuk pencapaian estimasi pendataan dan pelayanan.

Khusus pelayanan pembuatan KTP, ujar Anisa, konsep tersebut merupakan produk mandiri ciptaan kantor Disdukcapil Padangsidimpuan yang sudah dioperasikan mulai bulan Juni hingga saat ini.

Dengan kemudahan warga tak perlu lagi antri di kantor Capil, cukup mendaftar secara Daring melalui Android, setelah selesai secara otomatis sistim akan memberitahu jadwal kapan warga datang mengambil KTP.

Sedangkan layanan kartu Keluarga (KK) ataupun akta kelahiran, warga masih harus datang, namun harus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.(a31)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *