Waspada
Waspada » Dirjend Pendis Kemenag RI Support Percepatan IAIN Sidimpuan Jadi UIN
Sumut

Dirjend Pendis Kemenag RI Support Percepatan IAIN Sidimpuan Jadi UIN

Marwan Dasopang Dukung Penuh

 

 

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Dirjend Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Prof.Dr.H.Muhammad Ali Ramdhani, dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si support percepatan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) P.Sidimpuan jadi UIN.

Dukungan dan support terhadap peningkatan Status IAIN Sidimpuan Jadi Universitas Islam Negeri (UiN) diungkapkan Dirjend Pendis san Marwan Dasopang pada acara Seminar Arah Pengembangan Lembaga di aula Perpustakaan IAIN P.Sidimpuan, Sabtu (20/2).

Dirjend Pendis Kemenag RI, Prof.Muhammad Ali Ramdhani mengatakan perkembangan IAIN P.Sidimpuan dalam mengembangkan lembaga dan mningkatkan mutu pendiidkan tergolong cukup baik sehingga layak dinaikkan statusnya jadi UIN.

Kemajuan yang diraih IAIN P.Sidimpuan dibawah kepemimpinan Prof.Ibrahim Siregar, ungkapnya harus dikuarkan dengan 4 pilar pendidikan dalam memberikan penguatan terhadap pensiiskan.

“Semoga dengan terus berkembang dan majunya IAIN P.Sdimpuan ini mampu mengemban 4 pilar pendidikan , yaitu : 1.Learning to Know (belajar untuk mengetahui), 2.Learning to do (belajar untuk terampil melakukan sesuatu), 3.Learning to be (belajar untuk menjadi seseorang), dan 4.Learning to live together (belajar untuk menjalani kehidupan bersama),” ujar Dirjend Pendis Kemenag RI.

Menururnya, Mahad Jamiah sebagai program unggulan di IAIN P.Sidimpuan menjadi distingsi IAIN yang tidak boleh ditinggalkan. Kemudian IAIN P.Sidimpuan harus mampu menjalankan misi pendidikan yang dicanangkan UNESCO.

Dalam penjabaran tentang arah pengembangan pendidikan tinggi islam, lanjut Dirjend diperlukan kemampuan untuk membaca dan memahami masa depan serta hal fundamental keagamaannya yang disebut dengan Ustad sebab kata Ustad merupakan akromin dalam menjelaskan prinsip fundamental ke-Islaman yang harus dipegang kokoh.

“Ustad itu adalah sebuah akronim. U untuk Ushuluddin, S untuk Syariah, T untuk Tarbiyah, A untuk Adab dan D untuk dakwah. Inti dari IAIN dan UIN itu adalah Ustad”, ujar Dirjend Pendis.

Konsep akronim dari kata Ustad itu paparnya, founding father yang tidak boleh ditinggalkan dan ditanggalkan ketika transformasi IAIN P.Sidimpuan menuju UIN sebab mahad jamiah sebuah icon ustad cerminkan keislaman dalam jati diri IAIN P.Sidimpuan.

“Saya Setuju dengan Pak Rektor ketika bercerita tentang state of the art dari IAIN P.Sidimpuan itu adalah mahad jamiah, maka kedepan, ini tidak boleh ditinggalkan. Disaat proses transformasi, saya ingin mengingatkan bahwa ustazd tidak boleh ditinggalkan,” jelas Dirjend.

Marwan Dasopang Dukung

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Drs.H.Marwan Dasopang, M.Si dalam paparannya juga mengungkapkan dukungannya terhadap prningkaran status IAIN P.Sidimpuan Jadi UIN.

Selain memberikan dukungan secara penuh, Marwanjuga memberikan dorongan agara proses peningkatan status IAIN P.Sidimpuan jadi UIN dipercepat karena sudah sangat layak jika dilihat dari kemajuan dan kesiaan IAIN P.Sidimpuan.

“Sebagai putra dari Tapanuli Bagian Selatan, saya berharap dengan kehadiran Dirjend Pendidikan Islam Kemenag RI, maka IAIN P.Sidimpuan segera alih status menjadi UIN P.Sidimpuan,” tegas Marwan Dasopang”,harap Marwan Dasopang.

Rektor IAIN P.Sidimpuan Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL menjelaskan sejarah perkembangan IAIN P.Sidimpuan serta beberapa kemajuan yang telah dicapai selama ini.

“Alhamdulillah, saat ini IAIN P.Sidimpuan akan berusaha alih status menuju Universitas Islam Negeri (UIN) dengan dukungan dan support dari seluruh element termasuk civitas akademika IAIN P.Sidimpuan terutama dukungan dari Dirjend Pendis serta DPR RI,” jelas Rektor IAIN P.Sidimpuan.

Prof.Ibrahim Siregar mengucapkan terima kasih kepada kementerian agama, yang telah memberikan izin operasional 4 program studi baru di IAIN P.Sidimpuan.

Tiga dari empat program studi batu itu yakni 1. Manajemen Keuangan Syariah; 2. Akuntansi Syariah; 3. Manajemen Bisnis Syariah terdapat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.Sedangkan satu lagi yakni Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyah) berada di Program Pascasarjana.(a39).

Ket.Fhtoto :

Dirjend Pendis Kemenag RI, Prof.Dr.H.Muhammad Ali Ramdhani (kanan) menyerahkan Surat Izin Operasional Program Studi Baru kepada Rektor IAIN P.Sidimpuan Prof.Dr.H.Ibrahim Siregar, MCL (kiri) disaksikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Drs.H. Marwan Dasopang MSi. Waspada/ist.

Rektor IAIN P.Sidimpuan Prof.Dr.H.Ibrahim Siregar (kiri) memberikan cindra mata kepada Dirjend Pendis Kemenag RI, Prof.Dr.H.Muhammad Ali Ramdhani (kanan).Waspada/ist.

P.Sidimpuan, 21 Februari 2021
Penulis Berita :Mohot Luibis

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2