Waspada
Waspada » Dipicu Pistol Mainan, 2 Kelurahan Di Sidimpuan Nyaris ‘Perang’
Sumut

Dipicu Pistol Mainan, 2 Kelurahan Di Sidimpuan Nyaris ‘Perang’

Suasana mediasi dan perdamaian antara dua kelompok yang nyaris bertikai. Waspada/Ist

P.SIDIMPUAN (Waspada): Warga Kelurahan Aek Tampang dan Padangmatinggi di Kec. Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, nyaris ‘perang’ karena dipicu tembakan pistol mainan anak-anak, Selasa (26/5).

Namun berhasil didamaikan Bhintara Pembina Desa (Bhabinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), tokoh masyarakat dan aparat pemerintahan di kedua kelurahan.

Lurah Aek Tampang Ahmad Jumadi Rambe kepada Waspada menceritakan, pertikaian ini berawal dari warga kelurahannya menembakkan pistol mainan berpeluru plastik bulat dan mengenai warga Padangmatinggi.

Akhirnya terjadi adu mulut dan berujung perkelahian pemuda Aek Tampang dengan satu keluarga penduduk Padangmatinggi yang terkena tembakan. Sekira pukul 18:00 pertikaian itu menjurus kepada pengerahan massa.

Bhabinsa dari Kodim 0212/Tapanuli Selatan Serma Darwanto bersama Bhabinkamtibmas Polres Padangsidimpuan Aiptu Hotma Pakpahan dan tokoh masyarakat, berhasil meredam aksi yang menjurus pada perang antar kelurahan itu.

Sekira pukul 21:00, persoalan ini dibawa untuk didamaikan di rumah Lurah Aek Tampang. “Alhamdulillah, salah faham ini berhasil kita selesaikan dengan cara kekeluargaan. Kedua pihak sepakat berdamai,” kata Ahmad Jumai Rambe.

Perdamaian ini, selain disampaikan secara lisan dan dituangkan dalam bentuk tertulis. Diteken pihak bertikai dari Padangmatinggi, Dandi, Ardiansyah, Nanda, Fadil, Aldi, Shaleh dan pihak dari Aek Tampang, Angga, Raja Fahmi dan Yoga.

Disaksikan oleh Bhabinsa dari TNI, Bhabinkamtibmas dati Polri, tokoh masyarakat, Kepala Lingkungan,orangtua kedua pihak dan Lurah Aek Tampang Ahmad Jumadi Rambe. (a05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2