Waspada
Waspada » Dipecat dari PDIP, Ketua DPRD Samosir Angkat Bicara
Sumut

Dipecat dari PDIP, Ketua DPRD Samosir Angkat Bicara

SAMOSIR (Waspada) : Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Samosir tampaknya terus bergejolak. Hingga membuat sejumlah kader Partai dipecat dengan alasan tidak loyal dengan perintah partai.

Seperti yang dialami Ketua DPRD dari PDIP, Saut M Tamba, yang dituduh tidak bekerja dengan maksimal untuk memenangkan Calon yang direkomendasikan DPP PDI-P pada Pemilihan Kepala Daerah Desember 2020 yang lalu, akhirnya bersuara.

Saut Martua Tamba dengan tegas mengatakan, bahwa dirinya sangat loyal dengan keputusan Partai dan tidak benar dirinya tidak sungguh -sungguh untuk memenangkan Pasangan yang diusung PDIP Rapidin Simbolon-Juang Sinaga, seperti yang diisukan oleh kalangan tertentu

“Tuduhan yang menyebutkan bahwa saya tidak sungguh-sungguh menjalankan rekomendasi partai adalah tidak benar,” tegasnya.

“ini merupakan penzoliman sekelompok orang-orang tertentu kepadanya, hingga membuat dirinya masuk salah satu kader yang di PAW atau Pergantian Antar Waktu,”ujar Saut Martua Tamba, melalui WhatsApp, Rabu (28/4)

Saya menjadi Ketua DPRD dari PDIP, tentu saya sebagai Kader Partai akan mendukung semua keputusan Partai sesuai dengan hasil keputusan rapat pleno dan saya telah berupaya maksimal dangan secara pro aktif melakukan kegiatan-kegiatan untuk menangankan calon yang direkomendasikan oleh DPP partai dalam pemilihan Kepala Daerah Desember 2020 yang lalu,”pungkas Saut.

Saut Martua Tamba juga mengatakan, bahwa pemecatan dirinya juga tidak mengedepankan praduga tak bersalah, karena sebelumnya juga belum ada klarifikasi, dan keputusan tersebut saya nilai terlalu janggal, sehingga kita akan memperjuangkan haknya di Mahkamah Partai,” ujar Saut.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Samosir Sorta E Siahaan, membenarkan pemecatan beberapa anggota PDIP.

“Benar beberapa anggota PDIP di Samosir dipecat dari keanggotaan partai dan suratnya dari DPP PDIP, sudah diterima masing-masing yang bersangkutan,” ujarnya.

“Adapun alasan pemecatan menjadi bahan internal partai bukan untuk dipublikasikan,” jelasnya.

Setelah sebelumnya PDIP memecat dua anggota DPRD Samosir dari PDIP yaitu Rismawati Simarmata dan Romauli Panggabean. Kabar pemecatan 4 orang Anggota PDIP yang duduk di DPRD yaitu Ketua DPRD Samosir Saut Tamba, Ketua Fraksi PDIP Renaldi Naibaho, Harry Jono Situmorang dan Paham Gultom, menjadi pembahasan hangat di Samosir. (cts)


Keterangan Foto:
Ketua DPRD Samosir Saut M Tamba. (Waspada/Tumpal P Sijabat)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2