Waspada
Waspada » Dinas Kesehatan Deliserdang Masih “Enggan” Urus IMB
Sumut

Dinas Kesehatan Deliserdang Masih “Enggan” Urus IMB

 

DELISERDANG (Waspada): Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang masih “enggan” mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk gedung UPT Instalasi Farmasi, walaupun dalam pengurusan IMB tersebut tidak dikenakan biaya retribusinya.

Hal itu terungkap pada saat Waspada, mempertanyakan terkait pembangunan gedung UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang yang tidak memiliki IMB kepada PLT Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Deliserdang, M Salim, Rabu (24/2).

Kata Salim, berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Deliserdang Nomor 8 Tahun 2011 ada ketentuan bangunan milik Pemerintah tidak membayar biaya retribusi.

Dikatakannya dampak dari sisi pendapatan bila instansi Pemerintah tidak mengurus IMB-nya tidak begitu ada karena biaya retribusinya tidak bayar.

“Kalau bangunan itu harus ada IMB sesuai dengan Perda. Kalau dampaknya dari sisi pendapatan daerah karena itu bangunan Pemerintah, walaupun kita wajib mengurus izin tapi itu retribusinya tidak dikenakan karena bangunan pemerintah yang bangunkan Dinas Kesehatan ya,” kata Salim.

“Jadi untuk bangunan Pemerintah hanya membayar uang plang karena plang itukah digunakan untuk mencetak ditahun berikutnya,” tambah Salim.

Ketika disinggung, walaupun tidak membayar retribusi IMB dan hanya membayar uang plang yang diperkirakan 100 ribu, mengapa Dinas Kesehatan Deliserdang tidak juga mengurus IMB, Salim menyebutkan hal tersebut kemungkinan dikarenakan kelalaian. “Mungkin kelalaian,” ujar Salim.

Dijelaskan Salim, Dinas Kesehatan Deliserdang pada waktu lalu sudah pernah datang untuk menanyakan informasi persyaratan pengurusan IMB namun hingga kini belum ada perkembangan lanjutan. “Terus belum ada tindak lanjut mungkin melengkapi persyaratan,” jelasnya.

Bila kedepannya Dinas Kesehatan Deliserdang tidak juga mengurus IMB-nya hingga bangunan gedung UPT Instalasi Farmasi itu diresmikan, Salim mengaku persoalan itu ditangan Satpol PP Deliserdang sebagai penegak Perda.

“Itu kewenangan Satpol PP Deliserdang untuk penegakan Perdanya karena kalau kita disini pelayanan, kalau ada yang mau urus izin kita layani,” tegas Salim.

Sementara sebelumnya, pembangunan gedung UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang, di Jalan Setia Budi, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Kabupaten Deliserdang terkesan tertutup. Ironisnya, pembangunan milik Pemkab Deliserdang tersebut diduga tidak memiliki IMB.

Pantauan Waspada, Selasa (2/1), pembangunan gedung UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang yang terkesan tertutup itu dibuktikan dengan kondisi ditembok keliling sekitar 3 meter, sehingga juga terkesan pekerjaannya tidak tampak.

Sementara itu Camat Lubukpakam Kurnia Boloni Sinaga ketika dikonfirmasi mengakui pembangunan gedung UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang itu berdiri diatas tanah seluas kurang lebih 28 X 80 meter dan pihak Kecamatan Lubukpakam tidak ada mengeluarkan surat rekomendasi untuk pembuatan IMB.

“Sampai saat ini belum ada kami mengeluarkan rekom untuk izin bangunan itu,” kata Baloni.

Dengan kondisi tidak ada IMB, Baloni pun berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Deliserdang.

“Nanti kami koordinasikan dulu ke pihak Dinas. Ya dalam hal ini Dinas Kesehatan, ya Kabupaten Deliserdang,” sebutnya.

Sedangkan ketika dikonfirmasi Kadis Kesehatan dr Ade Budi Krista, melalui telepon selulernya belum menjawab. (a16/a01).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2