Dinas Dukcapil Buka Pada 9 Desember

Dinas Dukcapil Buka Pada 9 Desember

  • Bagikan
Kadis Dukcapil Kab Asahan Supriyanto, memeriksa e-KTP yang sudah siap cetak, dan akan distribusikan kepada pihak kecamatan untuk memberikannya kepada masyarakat, sehingga bisa memilih saat Pilkada nanti. Dinas Dukcapil Buka Pada 9 Desember. Waspada/Sapriadi
Kadis Dukcapil Kab Asahan Supriyanto, memeriksa e-KTP yang sudah siap cetak, dan akan distribusikan kepada pihak kecamatan untuk memberikannya kepada masyarakat, sehingga bisa memilih saat Pilkada nanti. Dinas Dukcapil Buka Pada 9 Desember. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Memastikan pemilih pemula yang tepat berumur 17 tahun pada hari H Pilkada Kab Asahan untuk dapat memilih, Dinas Dukcapil tetap membuka pelayanan pada 9 Desember 2020.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Dukcapil Kab Asahan Supriyanto, saat ditemui Waspada.id, Jumat (5/12). Menurutnya untuk mensukseskan Pilkada 2020 bekerjasama dengan KPUD Asahan. Oleh sebab itu dalam memberikan pelayanan seperti perekaman E-KTP, Dukcapil melakukan terobosan dengan melakukan Program Jebol (Jemput Bola) kepada masyarakat yang belum rekaman. Selain itu, dari 25 kecamatan di Asahan ada 18 kecamatan yang sudah dilengkapi mesin rekam E-KTP.

“Untuk memaksimalkan layanan, Sabtu-Minggu ini dan 9 Desember Dukcapil tetap membuka layanan.  Memastikan pemilih pemula yang tepat berumur 17 tahun  pada hari pencoblosan 9 Desember 2020, untuk mendapatkan e-KTP atau surat keterangan (Suket) sehingga bisa memberikan hak suara di TPS,” jelas Supriyanto.

Disinggung dengan partisipasi masyarakat dalam melakukan pendataan diri terumata terekam E-KTP, Supriyanto menjelaskan cukup tinggi, karena hasil data yang terhimpun dalam seminggu terakhir rata-rata 200 hingga 300 orang melakukan perekaman di kantor camat setiap harinya.

“Sekarang sudah online, dalam hari ini ada 600 rekam e-KTP yang sudah berstatus Print Ready Record (PRR), dan dijadwalkan hingga malam ini itu sudah siap cetak,” jelas Supriyanto.

Untuk distribusinya, kata Supriyanto, e-KTP itu bila dalam waktu ditentukan tidak diambil pemiliknya di Dukcapil, maka akan diserahkan kepada Camat berdasarkan KTP untuk diberikan kepada pemiliknya.

“Mungkin masyarakat ada sibuk bekerja, sehingga dalam distribusi kita bekerjasama dengan pihak kecamatan untuk menyerahkan e-KTP tersebut kepada masyarakat,” jelas Supriyanto.

Ditanya apakah jumlah DPT sebanyak 509.511 orang sudah melakukan perekaman dan memiliki e-KTP, Supriyanto mengatakan, minggu lalu hasil laporan KPUD Asahan berdasarkan Coklit ada sekitar 9.000 orang lagi belum rekam e-KTP, namun jumlah itu tentunya sampai saat ini telah berkurang, karena baik itu di Dukcapil, dan kantor camat melakukan perekaman e-KTP kepada masyarakat.

“Oleh sebab itu diharapkan masyarakat bisa melakukan perekaman sehingga bisa memberikan suaranya saat Pilkada nanti,” jelas Supriyanto.

Lebih lanjut Supriyanto, menjelaskan untuk penerbitan Surat Keterangan (Suket) akan dikeluarkan Dukcapil bila status rekam belum PRR sehingga belum bisa dicetak e-KTP, karena untuk blanko e-KTP di Asahan cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Blanko kita cukup, Suket akan kita keluarkan bila status rekam e-KTP belum PRR,” jelas Supriyanto. (a19/a20)

 

  • Bagikan