Diduga Terlibat Korupsi, Cabjari P. Brandan Tahan Kades Sei. Siur - Waspada

Diduga Terlibat Korupsi, Cabjari P. Brandan Tahan Kades Sei. Siur

  • Bagikan

P. BRANDAN (Waspada): Setelah enam bulan melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan, Kejaksaan Negeri Langkat Cabang P. Brandan akhirnya melakukan penahan terhadap Kades Sei. Siur, Kec. Pangkalansusu, Rabu (17/11).

Kades berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Ra, S.pd i i ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) T.A 2019-2020.

Tersangka menjalani pemeriksaan sejak dari pukul 10:00 ampai dengan pukul 16:00. Usai menjalani pemeriksaan, tersangka langsung memakai rompi merah dan digiring ke dalam mobil tahanan.

Untuk sementara, pihak kejaksaan menitipkan tersangka ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B P. Brandan di Jalan Stasiun, Kec. Babalan, untuk masa penahanan selama 20 hari ke depan.

Kuasa hukum tersangka Togar Lubis, SH, MH, ditemui Waspada mengatakan, pihak telah mengajukan penangguhan penahanan, namun jaksa tetap melakukan upaya penahanan. “Kita tetap hargai keputusan kejaksaan,” ujarnya.

Pantauan Waspada di Kantor Cabjari P. Brandan, tersangka tampak beberapa kali ke luar dari ruangan jasa untuk buang air kecil di toilet yang berada persis di sebelah ruang arsip.

Kacabjari P. Brandan Ibrahim Ali, SH, MH dikonfirmasi Waspada mengatakan, penahan dilakukan dengan alasan keamanan, tidak menghilangkan barang bukti, tidak melarikan diri, dan tidak mengulangi perbuatannya.

Ia menambahkan, sesuai hasil perhitungan atau audit dari Inspektorat Pemkab Langkat, nilai kerugian negara mencapai Rp392 juta lebih. Selain audit keungan, lanjutya, audit fisik juga dilakukan dari Kementerian PUPR,

Kacabjari menambahkan, tersangka disangkakan melanggat Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3, junto Pasal 18 ayat (1) huruf b, (2),(3) UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun ancaman hukuman sesuai dengan Pasal 2 ayat (1), kata Ibrahim Ali, minimal 4 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup.

Menyinggung apakah ada tersangka lain dalam perkaran ini, Kacabjari menegaskan, berdasarkan fakta yang tertuang dalam BAP (berita acara pemeriksaan), tersangkanya menjurus kepada satu orang, yakni Kades. (a10/C)

Teks Foto: KADES Ra, S.Pd memasuki mobil tahanan Cabjari P. Brandan untuk dikirim ke Rutan Kelas II B P. Brandan. Waspada/Asrirrais/B

  • Bagikan
Search and Recover