Diduga Gara-gara Puntung Rokok Truk Angkut Pisang Terbakar, 2 Tewas

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Satu unit truk colt diesel BK 8638 FH bermuatan pisang tujuan Aceh Tenggara, ludes terbakar saat meluncur di Jalan Umum Pematangsiantar – Seribu Dolok, tepatnya Km 10 -11 Kelurahan Panei Tongah, Kec. Panei, Kab.Simalungun, Sabtu (28/5).

Dalam kejadian itu, dua orang penumpangnya yang terjebak dalam bak truk meninggal dunia akibat mengalami luka bakar serius. Sedang tiga lainnya, termasuk supir truk naas itu selamat.

Kondisi truk colt diesel setelah terbakar.(Waspada/Ist)

Korban meninggal dunia adalah Rio Juwanda alias Wanda, 20 dan Satria, 25, keduanya penduduk Desa Serba Nanti, Kec. Sipispis, Kab. Sergai. Sedang tiga lainnya yang selamat adalah Zainal Purba alias Enal, 35, Ekron Munte, 42 dan Prayuda, 18, ketiganya juga warga Desa Serba Nanti, Kec. Sipispis, Kab. Sergai.

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto, melalui Kasi Humas, Ipda Arwansyah yang dikonfirmasi Waspada, Sabtu (28/5) sekira pkl. 21.00, membenarkan ada peristiwa kebakaran satu unit truk bermuatan pisang terbakar di jalan umum Pematangsiantar – Saribu Dolok, tepat di Km.10-11 Kelurahan Panei Tongah, Kec. Panei yang menimbulkan dua korban meninggal dunia.

” Benar ada 2 korban meninggal dunia, satu diantaranya meninggal terpanggang dalam truk di TKP, seorang lainnya meninggal di rumah sakit akibat luka bakar serius,” ujar Ipda Arwansyah.

Personel Polsek dan Inafis saat melakukan olah TKP. (Waspada/Ist)

Informasi diperoleh menyebutkan, truk colt diesel BK 8638 FH dikemudikan Zainal Purba alias Enal, awalnya memuat pisang dari Desa Serba Nanti,  Kec. Sipispis, Kab. Sergai untuk dibawa ke Aceh Tenggara. Namun naas, saat dalam perjalanan di jalan umum Pematangsiantar – Saribu Dolok tepatnya di Km. 10-11 Kelurahan Panei Tongah, Kec. Panei, Kab. Simalungun, truk yang mengangkut pisang itu terbakar.

Supir truk menghentikan truknya setelah mendengar teriakan minta tolong dari korban. Tetapi supir dan dua temannya yang berada di jok depan tak dapat berbuat banyak, saat membuka pintu belakang truk, api sudah membesar membakar barang-barang yang ada serta dua korban yang terjebak dalam truk. 

Salah satu korban (Satria) keluar dari truk dalam kondisi luka bakar dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun naas akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit. Sedangkan korban lainnya (Rio) terjebak dalam truk hingga terbakar dan meninggal di TKP.

” Diduga asal api dari puntung rokok dan membakar barang-barang yang ada di dalam truck berupa pisang beserta daunnya yang sudah kering sehinga api cepat membesar dan membakar tubuh korban,” kata Arwansyah.

Jenazah korban terbakar dalam truk saat dievakuasi petugas ke mobil ambulance.(Waspada/Ist).

Pihak Polsek Panei Tongah mengevakuasi korban meninggal ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Atas kejadian tersebut pihak  keluarga korban meminta dan bermohon agar tidak dilakukan visum dan autopsi. Pihak keluarga sepakat menerima korban meninggal dunia dikarenakan musibah kebakaran dan tidak ada ditemukan tanda-tanda akibat perbuatan pidana dan pihak keluarga bersedia untuk membuat surat pernyataan tidak keberatan dan tidak dioutopsi dan visum terhadap mayat korban atas nama Rio Juwanda dan Satria.(a27)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.