Diduga Dibuang, Sesosok Bayi Malang Ditemukan Warga Hanyut Dan Tidak Bernyawa

  • Bagikan
Warga Kecamatan Kotanopan Rabu pagi digegerkan dengan penemuan sesosok bayi malang yang diduga sengaja dibuang orang tuanya. Waspada/Ist
Warga Kecamatan Kotanopan Rabu pagi digegerkan dengan penemuan sesosok bayi malang yang diduga sengaja dibuang orang tuanya. Waspada/Ist

MADINA (Waspada) : Warga Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hari ini digegerkan atas penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru lahir, hanyut dan sudah tidak bernyawa. Diduga bayi ini sengaja dibuang orang tuanya karena hasil hubungan gelap, Rabu, (11/05).

Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang hendak membuka lubuk larangan dan terlihat hanyut di sungai sekitar pukul 08.30 Wib.

Benny, 34, salah satu warga mengaku terkejut saat melihat adanya sesosok mayat bayi hanyut yang sebelumnya ia duga anak kambing, Namun setelah dicek ternyata sesosok mayat bayi perempuan yang baru saja dilahirkan lengkap dengan tali pusarnya.

“Saya kira pertamanya anak kambing yang hanyut, namun setelah kami cek langsung rupanya bayi yang kita duga baru saja lahir,” tuturnya

Benny juga mengatakan saat ditemukan bayi malang tersebut dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan badan sudah kaku.

“Tadi kita temukan sekitar jam 08.30 WIB pas ada pembukaan lubuk larangan, saat kita lihat kondisi bayi sudah kaku dan sudah meninggal” ucapnya

Sementara itu, penemuan bayi malang ini masih diselidiki oleh pihak Polsek Kotanopan dan dibantu warga untuk menemukan siapa orang tuanya yang tega melakukan perbuatan biadab tersebut.

Kapolsek Kotanopan AKP Budi Sihombing kepada waspada.id mengatakan, saat ini tim kepolisian Polsek Kotanopan sedang melakukan penyelidikan terhadap penemuan bayi malang tersebut.

“Iya benar warga menemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di lokasi lubuk larangan, namun untuk kronologisnya saya belum tahu pasti, kita masih selidiki,” terangnya. (Cah/a32)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *