Waspada
Waspada » Diduga Bunuh Istrinya, Seorang Oknum TNI Ditahan Denpom 1/2 Sibolga
Headlines Sumut

Diduga Bunuh Istrinya, Seorang Oknum TNI Ditahan Denpom 1/2 Sibolga

Sejumlah personel Denpom Denpom 1/2 Sibolga dan Tim Inafis sedang melakukan olah TKP. Waspada/Ist
Sejumlah personel Denpom Denpom 1/2 Sibolga dan Tim Inafis sedang melakukan olah TKP. Waspada/Ist

TAPTENG (Waspada) : Warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dihebohkan dengan penemuan tengkorak manusia di Jln Baru, Lingkungan IV, Kelurahan Sihaporas Nauli, Kecamatan Pandan. Rabu (20/5.)

Sekaitan dengan penemuan itu, seorang oknum TNI yang bertugas di Korem 023/KS, Praka MPNCC diperiksa dan ditahan Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/2 Sibolga, sejak tanggal 20 Mei 2020 sampai sekarang.

Petugas Tim Inafis menunjukkan barang bukti yang dikumpulkan dari TKP. Waspada/Ist
Petugas Tim Inafis menunjukkan barang bukti yang dikumpulkan dari TKP. Waspada/Ist

Kapenrem 023/KS, Mayor Arh Keles Sinaga kepada wartawan membenarkan penahan oknum anggota Korem tersebut. Kata dia, hal itu untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan oleh Denpom 1/2 Sibolga.

“Iya, ada anggota Korem yang ditahan di Denpom 1/2 Sibolga, diduga terkait penemuan kerangka manusia di Tapteng. Sesuai aturan yang berlaku di tubuh TNI, penegakan hukum dan disiplin TNI adalah wewenang Denpom,” kata Kapenrem.

Disebutkan, pihaknya tidak bermaksud untuk menutup-nutupi informasi soal kasus tersebut. Hanya saja kata Mayor Keles, Denpom 1/2 Sibolga, Polres Tapteng, dan juga Tim Inafis masih bekerja melakukan pengembangan.

Sementara informasi yang dihimpun Waspada, bahwa tengkorak manusia yang ditemukan itu diduga merupakan istri dari oknum TNI yang ditahan di Denpom 1/2 Sibolga.

Kematian korban juga diduga akibat dibunuh oleh Praka MPNCC bersama dua orang wanita warga sipil, berinisial SMS, 30, dan WNS, 29, yang bekerja sebagai tenaga honorer di Pemkab Tapteng.

Kedua warga sipil itupun saat ini ditahan di Mapolres Tapteng. namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak polres Tapteng terkait kasus tersebut. (c03/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2