BINJAI (Waspada): Polres Binjai berhasil mengamankan MAS, 45, pemilik travel umroh yang diduga melakukan penipuan terhadap jamaahnya.
Namun, informasi yang diperoleh, Jumat (11/10), usia menjalan pemeriksaan di Polres Binjai, pemilik travel tersebut tidak ditahan oleh penyidik.
Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta, ketika dikonfirmasi, membenarkan telah mengamankan pemilik travel dan ditetapkan sebagai tersangka. “Ya, yang bersangkutan sudah diamankan. Statusnya saat ini sebagai tersangka,” katanya.
Soal MAS tidak ditahan, Zuhatta juga tidak menepis hal tersebut. Menurutnya, tersangka dibantarkan karena kondisi kesehatan yang tidak baik. “Sebelumnya kita tahan. Kemudian tersangka sakit. Berdasarkan keterangan dokter, tersangka mengidap penyakit gula dan stroke,” terangnya.
Terkait kerugian dalam perkara ini, Zuhatta mengakui, bahwa sesuai laporan yang mereka tangani masih ditemukan sebesar Rp300 juta. “Sejauh ini masih kita dalami untuk korban lainnya,” tuturnya.
Diketahui, MAS yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut diamankan di kawasan Helvetia, Medan. Dia diamankan berdasarkan laporan korban, sesuai dengan nomor: LP/B/48/I/2023/SPKT/Polres Binjai.
Dalam laporan itu disebutkan, pelapor menjadi korban penipuan MAS selaku pemilik PT Anugerah Mekkah. Travel ini berapa di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota.
Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi saat MAS memiliki PT Al Maqbul Travel. Laporan dugaan penipuan dan penggelapan PT Al Maqbul Travel juga sudah mendarat di Polres Binjai dengan kerugian mencapai Rp5 miliar. (a34)