Waspada
Waspada » Di Sergai Belajar Di Rumah Diperpanjang Hingga 29 Mei
Sumut

Di Sergai Belajar Di Rumah Diperpanjang Hingga 29 Mei

Kadisdik Sergai Drs Joni Walker Manik MM saat menyampaikan sirat edaran Bupati Sergai terkait perpanjangan waktu belajar di rumah, Jumat (17/4) sore di kantor Disdik di Sei Rampah. Waspada/Edi Saputra
Kadisdik Sergai Drs Joni Walker Manik MM saat menyampaikan sirat edaran Bupati Sergai terkait perpanjangan waktu belajar di rumah, Jumat (17/4) sore di kantor Disdik di Sei Rampah. Waspada/Edi Saputra

SEIRAMPAH (Waspada) : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) kembali memperpanjang waktu belajar di rumah kepada para peserta didik hinggga 29 Mei memdatang, berhubung pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang belum kunjung mereda.

Perpanjang waktu belajar di rumah bagi peserta didik itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sergai nomor : 18.11/420/2156/2020 tanggal 16 April 2020 tentang Perpanjangan Kegiatan Belajar Mengajar dari Rumah Bagi Peserta Didik (Siswa), Tenaga Pendidik (Guru) dan Tenaga Kependidikan untuk Mengantisipasi Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kab. Serdang Bedagai yang ditandatangani Bupati Sergai H. Soekirman.

Dalam Surat Edaran Bupati diterangkan bahwa kegiatan belajar dari rumah diperpanjang mulai tanggal 20 April 2020 sampai 29 Mei 2020, selama libur, guru diminta untuk tetap memfasilitasi pembelajaran siswa dalam jaringan (daring) dengan memanfaatkan fasilitas internet (email) atau media sosial seperti whatsapp maupun facebook.

Dorong Siswa Belajar Di TVRI

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sergai Drs. Joni Walker Manik, MM kepada Waspada, Jumat (17/4) di kantor Disdik di Sei Rampah mengatakanm pihaknya segera merespon Surat Edaran Bupati itu dengan menindaklanjutinya kepada Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan dan para Kepala Sekolah.

Kadisdik juga menyampaikan bahwa pihaknya mendorong agar para peserta didik mengikuti pembelajaran melalui siaran TVRI sebagai bagian dari program belajar dari rumah yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

” Bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor atau nilai kumulatif”, terang Joni Walker.

Ditambahkan Kadisdik, pihaknya juga meminta sekolah untuk membuat surat himbauan kepada orang tua/Wali siswa agar anaknya tidak dibawa ke tempat keramaian atau keluar daerah jika tidak mendesak serta memantau dan mengawasi dalam proses pembelajaran di rumah.

Ketua Dewan Pendidikan Sergai Agus Marwan kepada Waspada di Sei Rampah juga menyatakan dukungannya atas kebijakan memperpanjang waktu belajar di rumah, menurut Ketua Dewan Pendidikan, hal ini merupakan kebijakan yang sangat tepat mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Meski Sergai masih zero positif terhadap Covid-19 imbuh Ketua Dewan Pendidikan, namun langkah antisipasi harus tetap dilaksanakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Bertuah Negeri Beradat. (c03/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2