Waspada
Waspada » Di Deliserdang Takbiran Keliling Ditiadakan, Shalat Id Di Masjid 50 Persen Dari Kapasitas
Headlines Sumut

Di Deliserdang Takbiran Keliling Ditiadakan, Shalat Id Di Masjid 50 Persen Dari Kapasitas

WAKIL Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, didampingi Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudhantara saat memberikan keterangan kepada wartawan. Waspada/Edward Limbong
WAKIL Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, didampingi Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudhantara saat memberikan keterangan kepada wartawan. Waspada/Edward Limbong

DELISERDANG (Waspada): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melarang takbir keliling guna mencegah kerumunan massa dan untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 di masjid atau mushala dengan alokasi tempat sekitar 50 persen dari total kapasitas dan dengan penerapan protokol kesehatan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar, didampingi Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudhantara, kepada wartawan Selasa (11/5) di Kantor Bupati Deliserdang.

Dijelaskan Yusuf, bahwa dari data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 ada sebanyak 111 Desa/Kelurahan yang tersebar di 20 Kecamatan wilayah Kabupaten Deliserdang, tergolong zona kuning penyebaran Covid-19.

Sementara hanya 2 kecamatan yakni Kecamatan Gunungmeriah dan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, tergolong zona hijau.

Kondisi itu, Pemkab Deliserdang mengintruksikan khusus terhadap wilayah zona kuning, agar pelaksanaan malam takbiran tidak dilaksanakan dengan mengelar pawai maupun konvoi di jalanan.

Selanjutnya, pelaksanaan shalat id 1 syawal 1442-H, tidak dapat dilaksanakan di lapangan, namun hanya bisa dilaksanakan di Masjid maupun Musholla.

Sedangkan jamaah salat Idul Fitri diminta untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, membawa sajadah sendiri dan membawa hand sanitizer.

“Untuk shalat Id kita imbau untuk tidak melaksanakan di lapangan, kita imbau melaksanakan shalat Id di masjid dengan memakai protokol kesehatan, kapasitas 50 persen dari tempat ataupun lokasi yang ada,” kata Yusuf.

Instruksi Pemkab Deliserdang ini sejalan dengan surat edaran SE no 07 tahun 2021 Kementerian Agama tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid-19.

Yusuf juga mengimbau, kepada masyarakat Deliserdang agar tidak melakukan yang menimbulkan kerumunan.

“Pemerintah menggancurkan supaya tidak ada lagi kerumunan kerumunan. Contohnya halal bihalal, open house tidak ada. Ini semuanya untuk mencegah penularan Covid-19,” tutupnya. (a01/a14/a16)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2