Dewan Minta Pejabat Pemkab Simalungun Yang Langgar Prokes Segera Diperiksa

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Kalangan anggota DPRD Simalungun mengecam dan sangat menyesalkan tindakan sejumlah oknum pejabat berjoget ria sambil nyanyi-nyanyi di sebuah hotel mewah di Parapat, padahal status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level tiga.

Kecaman itu dikemukakan Salbin Damanik, anggota DPRD Simalungun kepada Waspada, Jumat (19/11). Menurut politisi Partai Amanat Nasiona (PAN) ini, tindakan para pejabat berhura-hura di hotel mewah, apalagi disebut-sebut merayakan ulang tahun cucu pejabat teras, benar-benar tidak pantas. Terlebih status PPKM Simalungun saat itu masuk level tiga.

” Kalau benar terjadi, tentu ini sangat melukai hati masyarakat. Ditengah ekonomi rakyat sedang ‘morat marit’ akibat pandemi Covid-19, disaat itu pula para pejabat berpesta pora dan berjoget ria tanpa mengindahkan prokes. Kita minta pejabat pelanggar prokes segera diperiksa,” kata Salbin.

Apalagi, lanjut anggota DPRD Simalungun dua periode itu, bahwa aksi joget dan hura-hura para pejabat sempat beredar dan viral di media sosial.

Dia berharap, aparat penegak hukum dan Satgas Covid-19 untuk memberikan tindakan tegas terhadap panitia dan yang hadir dalam acara dimaksud.

” Ini mempertontonkan ketidakbecusan pejabat dalam mencehah penyebaran Covid-19 dan ini pelanggaran prokes yang pantas diberikan sangsi tegas,” tandas Salbin, seraya mengatakan bukan hanya pejabat yang ditindak, bupati juga harus bertanggungjawab karena abaikan prokes, sambungnya lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah oknum pejabat berjoget ria sambil nyanyi-nyanyi di sebuah hotel mewah di Parapat, kecamatan Girsang Sipanganbolon. Aksi berjoget ria itu disebut-sebut saat merayakan hari ulang tahun cucu pejabat teras Simalungun.

Para pejabat yang terlihat dalam cara tersebut diantaranya tenaga ahli bupati, Chrismas Haloho, Sekda Simalungun Esron Sinaga dan sejumlah pejabat lain. Bahkan Sekda dan beberapa lainnya melepas masker.

Dalam video berdurasi lebih kurang 9 menit itu, sekdakab Simalungun Esron Sinaga terlihat berjoget sambil membagikan atau menyawer para pejabat lainnya dengan uang pecahan Rp 100 ribu, tanpa menghiraukan protokol kesehatan. Perayaan HUT cucu pejabat teras itu diduga menggunakan uang rakyat alias APBD.

Sementara, Humas atau juru bicara Satgas Covid Kab. Simalungun, Akmal Harif Siregar, yang dimintai tanggapannya via whatsApp terkait pelanggaran prokes yang dilakukan para pejabat Pemkab Simalungun di salah satu hotel mewah di Parapat, tidak memberikan tanggapan sama sekali. Humas Satgas hanya merespon dengan mengirimkan striker ‘maaf’ kepada Waspada.id.

Begitupun dengan Sekdakab Simalungun, Esron Sinaga, tidak juga merespon whatsApp yang dilayangkan kepadanya.(a27)….

Ket.gbr: Salbin Damanik, SH anggota DPRD Simalungun periode 2014 -2019 dan periode 2019-2024.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *