Waspada
Waspada » Desa Paranjulu Tapsel Kembangkan Agrowisata Kopi
Ekonomi Sumut

Desa Paranjulu Tapsel Kembangkan Agrowisata Kopi

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu saat melakukan penanaman Kopi Arabika di lahan masyarakat petani kopi Desa Paranjulu, Kecamatan Sipirok yang dikelola dengan pola Kelompok Tani. Desa Paranjulu Tapsel Kembangkan Agrowisata Kopi. Waspada/Ist
Bupati Tapsel Dolly Pasaribu saat melakukan penanaman Kopi Arabika di lahan masyarakat petani kopi Desa Paranjulu, Kecamatan Sipirok yang dikelola dengan pola Kelompok Tani. Desa Paranjulu Tapsel Kembangkan Agrowisata Kopi. Waspada/Ist

TAPSEL (Waspada): Desa Paranjulu, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan yang memiliki sentra produksi kopi dan sudah dikenal berbagai daerah, kini mempersiapkan konsep pengembangan agrowisata kopi.

Ketua Forum Pemuda Peduli Sipirok Narobi (FPPSN) Indra Muda Siregar mengatakan, awalnya adalah pengembangan sebuah sentral produksi kopi yang melibatkan petani lokal. Kemudian berkembang menjadi konsep agrowisata kopi.

“Kami mengintegrasikan sentra kopi terhadap pariwisata, sehingga menghasilkan apa yang kami sebut agrowisata kopi,” ujar Indra di acara pengembangan desa agrowisata kopi Arabika di Desa Paranjulu, Kecamatan Sipirok, Rabu (7/4).

Dikatakannya, untuk mendukung agrowisata kopi tersebut dia yang Juga salah satu petani kopi di desa itu bersama seluruh petani kopi desa itu akan menanam 20.000 bibit kopi Arabika di lahan seluas 20 hektare yang juga merupakan milik masyarakat petani. Sedangkan tanaman kopi yang kini sudah berproduksi merupakan hasil kerja masyarakat Desa Paranjulu yang dikelola dengan sistem kelompok tani.

Selain itu, ujarnya pengembangan agrowisata kopi di Desa Paranjulu tersebut merupakan pilot projects dari FPPSN. Sedangkan Forum Pemuda Peduli Sipirok Narobi merupakan sebuah lembaga nirlaba yang juga diikuti sejumlah organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, organisasi profesi, dan asosiasi pengusaha yang ada di wilayah Sipirok.

“Kami berharap, pemerintah daerah dapat memberikan kemudahan mengelola dan memanfaatkan dana desa untuk meningkatkan pengembangan Desa Paranjulu sebagai Desa Wisata kopi,” harap Indra.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu mengapresiasi para petani kopi Desa Paranjulu. Menurutnya, sebagai komoditi utama di daerah itu, kopi dapat menarik perhatian wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah sehingga nanti diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dia berharap agar warga dapat menyambut wisatawan dengan sikap yang ramah. Dia berpesan agar masyarakat setempat selalu menunjukkan sikap bersahabat dalam menyambut para tamu yang ingin belajar tentang kopi.

Kemudian, Bupati mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan kebersihan, karena jika nantinya Desa Paranjulu sudah dinobatkan menjadi desa agrowisata, pastinya akan banyak mengundang wisatawan dan ketika wisatawan sudah banyak, mereka akan akan bercerita bagaimana kondisi Desa Paranjulu.

“Sering- seringlah bergotong royong dan bermusyawarah guna meningkatkan agrowisata kopi di Desa Paranjulu agar dikenal tidak hanya di Tapsel, namun hingga mendunia,” imbuh Dolly.

Bupati mengatakan akan terus mengupayakan peningkatan komoditi kopi Arabika di Tapsel. Katanya, Pemkab Tapsel melalui Dinas Pertanian akan banyak berdiskusi dengan petani kopi Desa Paranjulu. Dalam kesempatan itu bupati juga mengingatkan kepala desa agar perhatikan komposisi penggunaan dana desa dengan persetujuan bersama masyarakat.

“Diharapkan, nantinya setelah pandemi Covid-19 berakhir, orang akan datang berduyun-duyun ke Desa Paranjulu ini,” harap bupati.(a31)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2