Deputi RR BNPB Pusat Janji Segera Normalisasi Sungai Bedagai.

  • Bagikan

SEIRAMPAH (Waspada): Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Jarwansah didampingi Kepala Badan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Abdul Haris Lubis berjanji akan segera menormalisasi sungai Bedagai dalam upaya penanganan banjir di Kab.Serdang Bedagai (Sergai).

Ungkapan tersebut disampaikan Jarwansah saat meninjau kondisi pengungsi dan banjir di sungai Bedagai Desa Sei Rampah Kec. Sei Rampah, Kab.Sergai, Minggu (28/11) malam yang juga didampingi Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga dan Plt Kepala BPBD Sergai Hendry Suharto.

Kehadiran Deputi RR BNPB Pusat hingga malam hari akibat pesawat yang ditumpangi beliau dari Jakarta mengalami delay hingga 3 jam, sehingga dirinya tiba di Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) jelang Maghrib.

Deputi RR BNPB Pusat,Jarwan Syah didampingi Kepala BPBD Provsu,Abdul Haris Lubis di posko bencana sekaligus tenda pengungsi mempertanyakan kepada Kadis PUPR Sergai, Johan Sinaga,terkait normalisasi dan pelebaran serta pengerukan sendimen sungai Bedagai butuh berapa banyak alat berat.

” Segera buat usulan, dalam Minggu ini harus sudah sampai di Pusat,biar Minggu depan bisa diproses dan jika mungkin awal Desember 2021 sudah mulai aksi”, tegas Jarwan Syah.

Lebih lanjut Jarwansah mengakui bahwa Indonesia khususnya Provinsi Sumut saat ini tengah dilanda fenomena lanina. Maka dari itu, lanjutnya, beberapa daerah termasuk Sergai mengalami bencana banjir yang berkepanjangan, dan kondisi ini harus diantisipasi serta ditangani oleh seluruh pihak terkait.

Sebagai bentuk penanganan awal lanjutnya pekan depan pihak Deputi akan bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), BPBD Provinsi, PUPR dan BPBD Sergai untuk menurunkan sejumlah alat berat guna menormalisasikan Sungai Bedagai dan memperkuat tanggulny, sehingga, ke depannya bencana serupa diharapkan tidak terulang kembali di daerah ini (Serdang Bedagai).

Deputi RR BNPB Pusat juga mengimbau kepada warga korban banjir supaya tetap waspada menghadapi situasi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa pekan terakhir.

"Semoga, dengan adanya langkah konkret ini, penanganan banjir di Sergai dapat teratasi secara cepat dan tepat, agar masyarakat korban banjir yang mengungsi di posko juga bisa kembali ke kediamannya masing-masing," pungkas Jarwansah.

Sebelumnya Kadis PUPR Sergai,Johan Sinaga dan Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sergai, Hendri Suharto kepada Deputi RR BNPB Pusat menuturka hasil survey dan peninjauan sebelumnya terjait banjir yang bertahan sekitar satu bulan lebih.

Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga menjelaska banjir diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi di bagian hulu sungai, diperparah dangkalnya sungai akibat sendimen yang cukup tebal.

” Sempitnya alur sungai dibagian hilir serta pasang Rob di hilir muara sungai yang mengalir kelaut, berdampak banjir dari hulu menuju hilir tertahan dan akhirnya melimpah ke pemukiman warga”, terang Johan Sinaga.

Ditambahkan Kepala Dusun I Desa Sei Rmpah Sri dihadapan Deputi RR BNPB Pusat dan Kepala BPBD Provsu mengatakan jika banjir ini dialami warga total sudah berjalan satu bulan 15 hari (1,5 bulan) , banjir tahun 2021 ini terparah sejak 20 tahun yang lalu. (a15/C)

Keterangan Foto:

Deputi RR BNPB Jarwansah (dua dari kiri) didampingi Kepala BPBD Provinsi Sumut Abdul Haris Lubis, Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga dan Plt Kepala BPBD Sergai Hendry Suharto saat meninjau warga korban banjir di posko bencana dan pengungsian di Dusun I Desa Sei Rampah, Kec.Sei Rampah, Kab.Sergai, Minggu (28/11) malam. (Waspada/Edi Saputra)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *