Waspada
Waspada » Demo Copot Anggota DPRD Pecandu Sabu Tak Ditanggapi, Mahasiswa Ancam Nginap Di DPRD
Sumut

Demo Copot Anggota DPRD Pecandu Sabu Tak Ditanggapi, Mahasiswa Ancam Nginap Di DPRD

Pengunjukrasa memperlihatkan poster berisi kecaman terhadap DPRD Kota Padangsidimpuan karena Demo Copot Anggota DPRD Pecandu Sabu Tak Ditanggapi. Waspada/Andi Nasution
Pengunjukrasa memperlihatkan poster berisi kecaman terhadap DPRD Kota Padangsidimpuan karena Demo Copot Anggota DPRD Pecandu Sabu Tak Ditanggapi. Waspada/Andi Nasution

P. SIDIMPUAN (Waspada): Demo Copot Anggota DPRD Pecandu Sabu yang dilakukan Mahasiswa  dalam Gerakan Mahasiswa Bela Rakyat Tapanuli Bagian Selatan (Gebrak Tabagsel), untuk keempat kalinya, Kamis (20/2), menggelar orasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan.

Tuntutan mereka tetap sama yakni menuntut agar anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dari Partai Hanura, Feriansyah Hasibuan dicopot dari jabatannya sebagai wakil rakyat

Feriansyah pernah terbukti sebagai pecandu narkoba jenis sabu.

Di aksi yang keempat kalinya ini, pimpinan DPRD baik ketua dan wakil ketua ataupun anggota DPRD lainnya tetap tidak menanggapi aspirasi yang disampaikan Gebrak.

Aksi yang dikawal petugas Satpol PP dan personel Polres Padangsidimpuan ini, pengunjukrasa membawa poster.

Diantaranya bertuliskan copot anggota DPRD terlibat narkoba, anak papa bawa bong

Mereka meminta kepada Badan Kehormatan DPRD agar mencopot anggota DPRD positif narkoba.

“Kami kembali datang ke kantor DPRD ini, tujuannya tetap sama dengan aksi sebelumnya, yakni meminta pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan DPRD Kota Padangsidimpuan.

Agar mengambil tindakan tegas terhadap Feriansyah Hasibuan yang pernah dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba,” teriak Agus Halawa, kordinator aksi dalam orasinya.

Akan Nginap

Agus Halawa juga menekankan bahwa pihaknya akan melakukan aksi menginap di DPRD Kota Padangsidimpuan bila tuntutan tidak diserap anggota DPRD setempat.

“Bila aspirasi kami tidak ditindaklanjuti, maka pekan depan kami kembali turun menginap di halaman DPRD Kota Padangsidimpuan,” katanya.

Dia juga menekankan agar pimpinan Partai Hanura memberikan sanksi tegas terhadap Feriansyah Hasibuan.

Tidak hanya pergantian antar waktu (PAW), akan tetapi pemecatan sebagai kader bagi kadernya yang terbukti mengkonsumsi narkoba.

Beberapa saat menggelar orasi, tidak seorang pun anggota DPRD yang menampung sehingga pengunjukrasa membubarkan diri.

Sebelumnya, pada Selasa 28 Januari 2020, Rabu 5 Februari 2020 dan Jumat 14 Februari 2020, massa Gebrak juga menggelar aksi unjukrasa dengan tuntutan yang sama.

Aksi itu dilakukan menyikapi anggota DPRD Padangsidimpuan dari Partai Hanura, Feriansyah Hasibuan pada Selasa 3 September 2019.

Feriansyah pagi itu diamankan petugas Bandara KNIA. Dia merupakan calon penumpang pesawat Wings Air dari KNO – P. Sidimpuan, kedapatan membawa dua set alat isap sabu (bong).

Selanjutnya diserahkan ke Dit Narkoba Polda Sumut untuk diproses, dan hasil tes urine yang dilakukan oleh Polda Sumut, Feriansyah dinyatakan positif. (c02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2