Waspada
Waspada » Danlanal TBA Ajak Wartawan Jaga NKRI, Anak Parbetor Lulus Taruna AAL
Headlines Sumut

Danlanal TBA Ajak Wartawan Jaga NKRI, Anak Parbetor Lulus Taruna AAL

Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, Sangkot Sagala dan Nuraidah, serta insan pers diabadikan saat temu ramah di Gazebo Mako Lanal TBA. Danlanal TBA ajak Wartawan jaga NKRI, anak Parbetor lulus Taruna AAL. Waspada/Ist
Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, Sangkot Sagala dan Nuraidah, serta insan pers diabadikan saat temu ramah di Gazebo Mako Lanal TBA. Danlanal TBA ajak Wartawan jaga NKRI, anak Parbetor lulus Taruna AAL. Waspada/Ist

TANJUNGBALAI (Waspada) : Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory silaturahim bersama wartawan di Gazebo Mako Lanal di Desa Asahanmati Kec Tanjungbalai Kab Asahan, Senin (30/1).

Danlanal dalam sambutannya mengajak insan pers untuk menjaga keamanan laut demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Danlanal meminta sumbangan pemikiran dan tenaga dari media yang ada di Tanjungbalai dan Asahan.

Beberapa hal yang saat ini perlu diantisipasi katanya, penyelundupan barang terlarang seperti bawang, balepressed pakaian bekas, dan paling urgen adalah narkotika. Sebagai daerah yang berhadapan langsung dengan negara tetangga Malaysia, aktivitas ilegal sangat rentan terjadi terutama kapal-kapal yang membawa TKI ilegal dari dan menuju Malaysia.

Kalau tidak bisa menghapus habis karena letak geografis Tanjungbalai Asahan, banyak anak sungai dan tangkahan tradisional yang sulit dijaga, paling tidak mengikis sedikit demi sedikit.

“Mari jalin kerjasama, kalau tidak bisa mengikis habis, paling tidak bisa menghambat mereka, minimal mengurangi. Seperti narkoba, sedikit demi sedikit sampai tidak ada lagi, hal ini sangat mendesak karena menyangkut masa depan anak-anak bangsa,” ucap Danlanal.

Selain tugas pokok menjaga keamanan laut, Danlanal juga akan membuat kegiatan menyentuh langsung ke masyarakat terutama para pemuda. Danlanal berencana akan membuat fasilitas olah raga mirip seperti arena MMA untuk penyaluran bakat dari anak-anak muda. Ada banyak lagi kegiatan positif lainnya yang nanti akan dilaksanakan utamanya dalam hal olahraga.

“Kita ingin melahirkan anak-anak muda yang dapat menembus level nasional, sebagaimana anak seorang penarik becak bermotor asal Kota Tanjungbalai, Ahmad Ridho Sagala yang lulus menjadi Prajurit Taruna Akademi Angkatan Laut, ini sebagai motivasi bagi anak muda lainnya,” ucap Danlanal.

Anak Parbetor Jadi Taruna AAL

Dalam kesempatan itu, Danlanal menghadirkan seorang pria penarik becak bermotor, Sangkot Sagala beserta isterinya Nuraidah, warga Jln Sirsak Kel Pahang Kec Datukbandar Kota Tanjungbalai. Pasutri ini adalah orang tua dari seorang Prajurit Taruna Akademi Angkatan Laut, Ahmad Ridho Sagala.

Ahmad Ridho saat ini menjalani pendidikan di Magelang dan sempat viral saat video Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto bertanya asal dan motivasi jadi Prajurit Taruna Matra Angkatan Laut. Ridho menjawab dengan lugas asalnya dari Kota Tanjungbalai. Motivasi menjadi TNI AL karena daerahnya merupakan pesisir, umumnya mata pencaharian dari laut, dan dia ingin menjaga laut.

Sangkot Sagala di hadapan Danlanal dan wartawan mengaku tidak dapat berkata apa-apa saat anaknya diterima menjadi Pratar AAL. Sangkot sedikit menuturkan perjalanan hidup anaknya yang ke 7 dari 10 bersaudara ini.

Awalnya kata Sangkot, dirinya tidak mengetahui anaknya mendaftar menjadi Taruna di Lantamal I Belawan. Sangkot sempat terkejut karena tiba-tiba alumni SMA 2 Kota Tanjungbalai ini meminta diantarkan ke Belawan untuk mengikuti seleksi.

Waktu itu Sangkot mengatakan bahwa dirinya tidak punya uang untuk mengurus semua itu. Namun dengan tekad tidak ingin membuat anaknya kecewa, Sangkot tetap mengupayakan biaya untuk menemani buah hatinya.

“Tidak pakai uang ayah, semuanya dibiayai oleh negara,” kata Sangkot menirukan ucapan anaknya saat akan berangkat ke Belawan.

Waktu seiring berlalu, anaknya pun berangkat ke Jawa untuk mengikuti seleksi berikutnya. Tanpa diduga, Ridho memberitahu bahwa dirinya beserta 129 taruna dari seluruh Indonesia dinyatakan lulus.

Sangkot mengisahkan anaknya sejak dulu mengidolakan Jenderal TNI Ahmad Yani yang juga pahlawan nasional. Cita-citanya memang ingin menjadi tentara sehingga perilakunya selalu disiplin namun tetap sayang terhadap orang tua, saudara, dan teman-temannya.

Sangkot berdoa agar anaknya itu dapat membawa nama baik Kota Tanjungbalai dan menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya. (a21/a22)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2