Waspada
Waspada » Dampak COVID-19, 211 Calhaj Sergai Batal Berangkat
Headlines Sumut

Dampak COVID-19, 211 Calhaj Sergai Batal Berangkat

Plt Kakan Kemenag Sergai H Zulkifli Sitorus MA. Waspada/Edi Saputra
Plt Kakan Kemenag Sergai H Zulkifli Sitorus MA. Waspada/Edi Saputra

SEIRAMPAH (Waspada): Dampak pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), sebanyak 211 orang calon jamaah haji (Calhaj) asal Kab. Serdangbedagai (Sergai) batal berangkat ke tanah suci pada musim haji 1441 H tahun 2020, pembatalan keberangkatan Calhaj secara nasional oleh Pemerintah RI melalui keputusan Menteri Agama RI.

Plt Kepala Kantor (Kakan) Kementrian Agama (Kemenag) Kab. Sergai, H Zulkifli Sitorus MA, Selasa (2/6) sore kepada Waspada di kantor Kemenag Sergai di Desa Firdaus Kec. Sei Rampah membenarkan pembatalan (penundaan) keberangkatan jamaah haji secara nasional melalui surat keputusan Menteri Agama RI nomor: 494 tahun 2010 tentang pembatalan keberangkatan jemaaah hajibpada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H/2020 M tertanggal 2 Juni ditandatangani Menteri Agama Fahrul Razi.

Dalam surat keputusan tersebut adapun pertimbangan pembatan lanjut Kakan Kemenag, diantaranya poin a bahwa menunaikan ibadah Haji wajib bagi umat Islam yang mampu secara ekonomi dan fisik terjaminnya kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah Haji selama berada di embarkasi atau debarkasi, diperjalanan dan di Arab Saudi.

Pertimbangan Kesehatan

Pertimbangan selanjutnya imbuh Kakan Kemenag, bahwa kesehatan, keselamatan dan keamanan jemaah Haji sebagaimana dimaksud dalam hurif a, terancam jiwanya oleh pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Ditambahkan Kakan Kemenag, bahwa Pemerintah Arab Saudi sampai dengan 1 Juni 2020 belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M, sehingga Pemerintah tidak memiliki waktu yang cukup untuk persiapan dan pelaksanaan, pembinaan, pelayanan dan pelindungan bagi jamaah Haji secara aman, nyaman, tertib dan sesuai dengan ketentuan syariat.

“Jumlah Calhaj Kab. Sergai tahun ini 211 orang, 102 diantaranya laki-laki dan 109 perempuan, calhaj tertua usia 92 tahun, Adelan bin Amat Nur asal Kec. Pantai Cermin dan calhaj termuda usia 18 tahun, Bina Susila binti Wakiran asal Kec. Dolok Merawan”, terang H Zulkifli Sitorus.

Terkait pembatalan pemberangkatan calhaj lanjut Kakan Kemenag, pihaknya akan memberitahukan secara resmi kepada seluruh calhaj di Sergai.

“Bagi calhaj yang telah melunasi ongkos naik haji (ONH) dan ingin mengambil uangnya akan segera dikembalikan setelah melapor ke pihak kita, namun, bagi calhaj yang tidak mengambil, nilai manfaat terhadap uang calhaj juga akan dikembalikan kemudian saat akan berangkat di tahun depan,” pungkas H Zulkifli Sitorus, seraya berharap seluruh calhaj agar bersikap sabar atas penundaan keberangkatan ke tanah suci tahun ini. (a15/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2