Waspada
Waspada » Dalam Dua Hari, 2 Petani Tewas Gantung Diri Di Simalungun
Headlines Sumut

Dalam Dua Hari, 2 Petani Tewas Gantung Diri Di Simalungun

Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Jorlang Hataran saat melayat di rumah duka keluarga korban Polma Naibaho, Kamis (8/10). Dalam dua hari, 2 petani tewas gantung diri di Simalungun. Waspada/Ist
Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Jorlang Hataran saat melayat di rumah duka keluarga korban Polma Naibaho, Kamis (8/10). Dalam dua hari, 2 petani tewas gantung diri di Simalungun. Waspada/Ist

SIMALUNGUN (Waspada): Dalam dua hari terakhir, 2 orang petani ditemukan tewas gantung diri di dua kecamatan berbeda di Kabupaten Simalungun, Rabu dan Kamis (7-8/10).

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kasubbag Humas AKP Lukman H Sembiring, mengatakan, korban tewas bernama Polma Naibaho, 44, warga Dusun Lumban Baringin Nagori (Desa) Dolok Marlawan, Kecamatan Jorlang Hataran dan Anggiat Marpaung, 31, warga dusun II Raja Hombang, Nagori Pokan Baru, Kecamatan Hutabayu Raja.

Kapolsek Tanahjawa, Kompol Selamat, bersama anggota dan Pangulu Nagori Pokan Baru saat melayat di rumah duka korban Anggiat Marpaung, Rabu (7/10). Dalam dua hari, 2 petani tewas gantung diri di Simalungun. Waspada/Ist
Kapolsek Tanahjawa, Kompol Selamat, bersama anggota dan Pangulu Nagori Pokan Baru saat melayat di rumah duka korban Anggiat Marpaung, Rabu (7/10). Dalam dua hari, 2 petani tewas gantung diri di Simalungun. Waspada/Ist

Dikatakan, Polma Naibaho ditemukan tewas tergantung di cabang pohon durian dekat rumahnya menggunakan kain selendang di areal perladangan milik warga, Robert Arifin Siregar, Kamis (8/10) sekira 07.00 Wib.

Sedangkan Anggiat Marpaung ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali di dalam kamar rumahnya di Dusun II Raja Hombang, Nagori Pokan Baru, Kecamatan Hutabayu Raja, Rabu (7/10), sekira pukul 17.30 Wib.

“Polsek Balata dan Polsek Tanahjawa telah turun ke lokasi meminta keterangan keluarga dan saksi dari masing-masing korban. Sejauh ini belum dapat dipastikan apa motif keduanya nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri,” kata Lukman.

Keluarga masing-masing korban menolak untuk dilakukannya otopsi terhadap jenazah korban dan keluarga bersedia membuat surat pernyataan tidak menuntut dikemudian hari.(a27)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2