Camat, Polri Dan ASN Batangkuis Disuntik Vaksin

Camat, Polri Dan ASN Batangkuis Disuntik Vaksin

  • Bagikan
CAMAT Batangkuis Avro Wibowo disaksikan Kepala UPT Puskesmas Batangkuis dr Aguswan S sedang disuntik vaksin oleh petugas medis, Senin (8/3). Camat, Polri Dan ASN Batangkuis Disuntik Vaksin. Waspada/Khairul K Siregar
CAMAT Batangkuis Avro Wibowo disaksikan Kepala UPT Puskesmas Batangkuis dr Aguswan S sedang disuntik vaksin oleh petugas medis, Senin (8/3). Camat, Polri Dan ASN Batangkuis Disuntik Vaksin. Waspada/Khairul K Siregar

LUBUKPAKAM (Waspada) : Dalam upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 sekaligus untuk menambah imun tubuh, UPT Puskesmas Batangkuis melakukan penyuntikan vaksin Sinovac di Puskesmas tersebut, Senin (8/3).

Kepala UPT Puskesmas Batangkuis dr Aguswan S mengatakan, penyuntikan vaksin ini dilakukan kepada penyelenggara pelayanan publik seperti Camat, ASN, personel Polsek dan guru.

Dijelaskannya, penyuntikan ini dilakukan setelah beberapa hari lalu vaksin Sinovac ini tiba di Puskesmas Batangkuis. Sebelum disuntik vaksin, lanjut dr Aguswan S, setiap peserta terlebih dahulu mendaftarkan diri di meja yang telah disediakan. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan tensi. Setelah hasilnya keluar dan layak, yang bersangkutan selanjutnya disuntik.

“Hari ini kami lakukan suntik vaksin kepada penyelenggara pelayanan publik seperti Camat, ASN, personel Polsek dan guru. Setelah mereka disuntik, selanjutnya akan diobservasi selama 30 menit, setelah itu diperbolehkan kembali dan istirahat. Setelah disuntik tahap pertama, dua minggu kemudian akan disuntik lagi. Hal ini dilakukan agar menambah imun tubuh,” kata dr Aguswan S.

Aguswan juga mengatakan, salah satu syarat untuk dapat mengikuti suntik vaksin ini adalah yang bersangkutan tentunya tidak menderita suatu penyakit dan mengalami flu.

“Penyuntikan ini akan terus berlangsung, kalau untuk saat ini yang kita suntik penyelenggara pelayanan publik maka untuk selanjutnya kita akan lakukan hal yang sama kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat lainnya,” jelas dr Aguswan S seraya mengimbau masyarakat untuk tidak takut dan khawatir terhadap suntik vaksin ini. Aguswan menambahkan bahwa seluruh tenaga medisnya juga telah disuntik vaksin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang dr Ade Budi Krista yang datang ke lokasi untuk meninjau kegiatan mengatakan bahwa suntik vaksin tidak berbahaya justru akan menambah imun pada tubuh.

“Vaksin ini tidak berbahaya dan sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI dan BPPOM. Justru setelah disuntik vaksin ini akan terhindar dari Covid-19. Karenanya setelah disuntik ini kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Kepada seluruh komponen masyarakat kita juga mengimbau untuk tidak khawatir dan takut terhadap suntik vaksin ini,” kata dr Ade Budi Krista. (a14/B)

 

  • Bagikan