TAPUT (Waspada) : Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menginstruksikan jajarannya melakukan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi dengan membentuk 6 tim pendamping termasuk untuk mengikuti ibadah bersama di 6 lokasi gereja yang rusak akibat gempa bumi, Minggu 16/10).
Hal ini dilakukan Bupati sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) yang bukan hanya fokus terhadap dampak fisik, akan tetapi termasuk dampak psikologis masyarakat akibat bencana alam gempa bumi.
Selain sebagai pendampingan bagi masyarakat, setiap tim yang terdiri dari beberapa Pimpinan Perangkat Daerah beserta perwakilan TNI/Polri, juga bertujuan menyelenggarakan sosialisai tentang cara menghadapi situasi pasca gempa dan mencegah penyebaran hoax atau berita bohong terkait bencana alam gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara.
Adapun tim yang dibentuk itu adalah, Tim 1 beranggotakan Kaban Kesbangpol, Kadis Ketapang, Kasatpol PP, Kadis Pariwisata, Kabag Ekon dan Sekretaris BPBD serta unsur TNI-Polri bertugas di Gereja HKBP Sibaragas Kecamatan Pagaran.
Tim 2 beranggotakan Kadis Pemuda dan Olahraga, Kadis Pengendalian penduduk dan Keluarga berencana, Kabag Kesra dan Kabag Hukum serta unsur TNI-Polri mendampingi jemaat HKI Sibaragas Kecamatan Pagaran.
Tim 3 terdiri dari Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Kadis PUTR, Kaban Pendapatan, Kadis Kominfo dan Kabag Prokopim serta unsur TNI-Polri mendampingi jemaat HKI Hutatinggi Kecamatan Parmonangan.
Tim 4 dipimpin Staf Ahli 2 Bupati, Kadis Perkim dan Kabag Tapem, Kaseksi pencegahan BPBD serta unsur TNI-Polri bertugas di HKBP Immanuel Hau Sisada-sada Hutaraja Hasundutan Kecamatan Sipoholon.
Tim 5 yang terdiri dari Inspektur Erikson Siagian, Kadis Sosial, Kadis Catpil, Kadis Lindup dan Kabag Pembangunan serta unsur TNI-Polri mendampingi jemaat HKBP Horisan Lumban Silintong Kecamatan Pagaran.
Tim 6 beranggotakan Kadis Ketenagakerjaan, Kadis Perhubungan, Kabag Umum dan Kabag PBJ serta unsur TNI-Polri bertugas di HKBP Dusun Hau Ganjang Kecamatan Parmonangan.
Asisten Administrasi dan Umum Binhot Ishak Aritonang menyampaikan pesan Bupati Taput Nikson Nababan terkait situasi gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara kepada jemaat HKI Huta Tinggi Kecamatan Parmonangan.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tetap bekerja keras mencari solusi yang lebih adaptif untuk penanganan pemulihan situasi pasca gempa di Tapanuli Utara. Kita semua harus tetap waspada dan jangan terpengaruh oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan, ” pesan Nikson Nababan disampaikan Binhot Aritonang.
Pada kesempatan yang sama di tempat berbeda, Tim 1 yang diwakili Kaban Kesbangpol Tonny Simangunsong menyampaikan sosialisasi pencegahan penyebaran hoax gempa bumi lebih besar yang akan terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara kepada jemaat HKBP Sibaragas Kecamatan Pagaran.
“Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang, selalu waspada dan tidak terpengaruh berita bohong yang mengatakan akan terjadi gempa susulan yang lebih besar. Informasi yang akurat akan bersumber dari BKMG dan Posko Tanggap Bencana Kabupaten Tapanuli Utara,” sebut Tonny Simangunsong.
Dihadapan jemaat HKBP Pardomuan Horisan Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran, Inspektur Daerah Erikson Siagian mengajak seluruh elemen masyarakat agar saling bergandengan tangan dalam masa pemulihan pasca gempa.
“Bapak Bupati mengharapkan dukungan semua pihak dan bertekad agar masa pemulihan ini dapat berjalan baik dalam waktu secepatnya serta berdoa agar seluruh masyarakat tetap kuat dalam menghadapi ujian ini,” ucap Inspektur Erikson Siagian.(chp)
Teks foto: Jemaat HKBP Horisan, Desa Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran mengikuti kebaktian bersama, Minggu (16/10) di luar karena bangunan gereja rusak di guncang gempa magnetudo 6.0 pada Sabtu (1/10) dini hari lalu. Waspada/ist