Bupati Labura Diteriaki “Jahat Dan Pembohong”

  • Bagikan

AEKKANOPAN (Waspada) : Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendriyanto Sitorus diteriaki “jahat dan pembohong” dari massa ujuk rasa warga Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kamis (12/5) lalu.

Warga Desa Simangalam merasa kecewa dan dizhalimi karena salah satu calon kepala desa Sarjoko yang mendapat dukungan dari massa aksi dan sejumlah calon yang telah ditetapkan Panitia Pilkades akan melakukan pencabutan nomor urut.

Namun pencabutan nomor calon yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (11/5) di Kantor Bupati Labura tak kunjung dilaksanakan. Usai dari depan kantor bupati, warga Simangalam melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Labura.

Saat menuju Kantor DPRD Labura, massa yang berjumlah ratusan orang meneriaki bupati jahat, bupati pembohong. “Bupati jahat, bupati pembohong”, teriak massa dari kaum ibu-ibu sembari jalan kaki.

Pimpinan aksi Lasma Dolok Saribu sempat memberikan dokumen yang berisi bahwa rakyat Desa Simangalam telah dibodohi dan dipermainkan Kabag Hukum dan dinas terkait karena tidak terjadi pencabutan nomor urut Calon Kades.

“Rakyat Simangalam telah dibodohi, padahal pihak Pemkab Labura yang meminta dan mendesak agar pengundian nomor urut calon Kades dilaksanakan di kantor bupati”, sebut Lasma dalam orasinya.

Teriakan warga Desa Simangalam di Jalan Lintas Sumatera sempat diunggah di media sosial facebook dengan durasi selama 14 detik.

Dalam video tersebut massa merasa geram dan kecewa pada bupati karena gagalnya pencabutan nomor urut calon Kades. Sehingga luapan kekecewaan dengan nada keras menjadi perhatian pengguna Jalan Lintas Sumatera Aekkanopan.

Terkait video luapan aksi massa yang menyebut “bupati jahat, bupati pembohong”, Waspada, Sabtu (14/5) meminta komentar Bupati Labura Hendriyanto Sitorus via WhatsApp namun belum menjawab. (c04).

Keterangan gambar dan video: Waspada/Ist

  1. Massa unjuk rasa dari Desa Simangalam menuju Kantor DPRD Labura saat meneriaki “bupati jahat, bupati pembohong”.
  2. Video berdurasi 14 detik yang diunggah di media sosial facebook “bupati jahat, bupati pembohong”.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *