Waspada
Waspada » Bupati dan Wabup Sidak Ke RSUD Parapat  Terpisah
Sumut

Bupati dan Wabup Sidak Ke RSUD Parapat  Terpisah

Wakil Bupati Simalungun, H.Zonny Waldi didampingi ajudanya saat sidak ke RSUD Parapat, Senin (3/5).(Ist).

 

SIMALUNGUN (Waspada): Seakan tidak percaya, Bupati Simalungun lakukan sidak (inspeksi mendadak) ke RSUD dan Puskesmas Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Selasa (4/5).

Padahal sehari sebelumnya, Senin (3/5), Wakil Bupati H.Zonny Waldi sudah melakukan hal yang sama di RSUD yang ada di kota wisata Parapat itu.

Ada apa dengan kunjungan mendadak yang dilakukan kedua petinggi di Pemkab Simalungun tersebut dalam kesempatan terpisah dan waktu berbeda.

Apakah ini pertanda atau sinyal adanya perpecahan antara pasangan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun yang baru 10 hari dilantik Gubsu Edy Rahmayadi pada 26 April 2021 lalu itu?

Tidak ada yang dapat menjawabnya, hanya Tuhan dan kedua petinggi itu yang tahu.

Namun, kondisi ini menimbulkan asumsi ditengah-tengah masyarakat, seakan-akan Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga tidak percaya terhadap pasangannya (wakilnya) H.Zonny Waldy.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya Senin (3/5), Wakil Bupati Simalungun, H.Zonny Waldi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Parapat, seusai menghadiri satu acara di hotel Inna Parapat.

Dalam sidak tersebut, Zonny Waldi hanya didampingi ajudan tanpa ada pejabat lainnya.

Tujuannya untuk memastikan kesiapan rumah sakit itu dalam menerima serta melayani masyarakat, termasuk memastikan ketersediaan obat dan lainnya.

Di RSUD Parapat itu, Zonny yang juga mantan Kadis Perindag Pemprovsu tersebut bertemu dengan Direktur RSUD Parapat, dr Elisabet dan para pegawai.

Dalam pertemuan itu, Zonny mengharapkan pelayanan di rumah sakit ini harus ditingkatkan, mengingat lokasinya berada di tengah-tengah destinasi wisata nasional dan internasional, sehingga mau tidak mau harus dibenahi.

Kemudian, esok harinya Selasa (4/5), di tempat yang sama RSUD Parapat, kembali dikunjungi Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga didampingi Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani dan beberapa pimpinan OPD.

Kunjungan orang nomor satu di Pemkab Simalungun itu juga berjudul inspeksi mendadak (sidak).

Hanya saja, hari itu Bupati melakukan sidak bukan hanya di RSUD Parapat, Puskesmas Parapat juga ikut disidak. Jadilah RSUD Parapat mendapat kunjungan sidak 2 kali dalam tempo dua hari berturut-turut.

Pada kesempatan di dua tempat pelayanan kesehatan tersebut, Bupati meninjau sejumlah ruangan. Bupati juga sempat berdiskusi dengan pegawai Puskesmas  tentang kondisi pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Kepada Bupati, pegawai Puskesmas tersebut mengatakan bahwa  jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis sangat kurang, begitu juga di rumah sakit. Kondisi tenaga kesehatan, dokter spesialis di RSUD  Parapat ada 7 dokter dengan rincian 2 ASN, dan 5 PTT.

Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan rasa prihatinnya terhadap minimnya tenaga kesehatan di RSUD di daerah tujuan wisata itu.

Dia berjanji akan mencari solusi untuk bisa menambah jumlah dokter mau pun dokter spesialis di  setiap Puskesmas di Kabupaten Simalungun.

“Mungkin salah satu solusi para dokter umum di sekolahkan menjadi dokter spesialis dengan menjalin kerjasama dengan Fakuktas Kedokteran universitas yang ada di Sumut,” ujar Radiapoh, seraya meminta para pegawai dan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kunjungan sidak orang pertama dan kedua di Pemkab Simalungun itu, perbedaannya adalah saat Wabup Zonny Waldi sidak, Direktur RSUD Parapat, dr Elisabet berada di tempat. Sedangkan saat Bupati Radiapoh sidak, Direktur RSUD dan Kepala Puskesmas Parapat tersebut tidak di tempat.

Sesungguhnya, tidak ada yang salah dalam kunjungan sidak kedua pejabat itu. Namun, karena waktunya berturut-turut dan dilakukan secara terpisah sehingga menimbulkan berbagai asumsi dan persepsi ditengah-tengah ASN dan masyarakat.

Ada apa atau apa ada dengan keduanya. Kenapa harus ada sidak susulan? Pertanda apa ini. Benarkah Bupati dan Wabup sudah pekong (pecah kongsi)?. Atau bupati sudah tidak percaya sama wakilnya.

Tidak ada yang bisa menjawab, hanya Tuhan dan kedua pejabat bersangkutan yang tau.(a27)

Ket.gbr atas: Wakil Bupati Simalungun, H.Zonny Waldi didampingi ajudanya saat sidak ke RSUD Parapat, Senin (3/5).(Ist).

Ket.gbr bawah: Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga didampingi Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani saat sidak di RSUD Parapat, Selasa (4/5).(Ist).

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga didampingi Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani saat sidak di RSUD Parapat, Selasa (4/5).(Ist).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2