Waspada
Waspada » BPJamsostek Berikan Perlindungan Pada Musisi
Ekonomi Sumut

BPJamsostek Berikan Perlindungan Pada Musisi

Pekerja Wajib Punya Jaminan Sosial

BPJamasostek beri santunan kepada keluarga almarhum Arry Syaff. BPJamsostek Berikan Perlindungan Pada Musisi. Waspada/ist
BPJamasostek beri santunan kepada keluarga almarhum Arry Syaff. BPJamsostek Berikan Perlindungan Pada Musisi. Waspada/ist

P.SIDIMPUAN (Waspada): Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Padangsidimpuan, Muhammad Syahrul mengatakan, BPJamsostek telah menyerahkan santunan pada keluarga musisi Arry Syafriadi alias Arry Syaff yang meninggal dunia akibat penyakit lambung sebesar Rp93 juta.

“Santunan tersebut diserahkan Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek Irvansyah Utoh Banja mewakili Direktur Utama kepada ahli waris pada 9 Maret 2021,” kata Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Padangsidimpuan, Muhammad Syahrul, Kamis.(11/3).

Dijelaskan, santunan yang diserahkan secara simbolis di sela-sela konser musik virtual yang digelar Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI) dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional terdiri dari Jaminan Kematian dari dua kepesertaan sebesar Rp74 juta.

Kemudian Jaminan Hari Tua sebesar Rp19 juta, dan manfaat Jaminan Pensiun (JP) yang akan diberikan secara berkala setiap bulannya. Selain itu BPJamsostek juga memberikan bantuan beasiswa kepada 2 orang anak almarhum hingga lulus perguruan tinggi senilai maksimal Rp174 juta.

Musisi yang memiliki nama lengkap Arry Syafriadi tersebut merupakan vokalis dari grup band Cockpit, sebagaimana diungkapkan Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek, lanjut Syahrul terdaftar pada BPJamsostek sebagai peserta Bukan Penerima Upah (BPU) sejak tahun 2020.

“Selain itu menurut data yang dimiliki oleh BPJamsostek, almarhum Arry juga masih aktif terdaftar sebagai peserta Penerima Upah (PU) sejak tahun 2015” jelas Kepala BPJamsostek Padangsidimpuan

Pekerja Wajib Punya Jaminan Sosial

Musibah yang dialami oleh almarhum merupakan bukti bahwa seluruh pekerjaan pasti memiliki risiko sehingga perlindungan jaminan sosial merupakan hal yang wajib dimiliki oleh seluruh pekerja apapun profesinya.

“Semua pekerja di Indonesia wajib mendapatkan jaminan sosial, termasuk para musisi sebab jika sudah mendapat jaminan sosial maka bekerjapun akan tenang, sehingga para musisi dapat menghasilkan karya karya yang luar biasa,” ujar Kepala BPJamsostek Padangsidimpuan.

Pentingnya jaminan sosial bagi pekerja, paparnya bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

BPJamsostek berharap, ke depan tidak hanya musisi, namun seluruh pekerja seni di Indonesia juga sadar akan pentingnya jaminan sosial, karena dengan terdaftar menjadi peserta BPJamsostek akan dapat bekerja dengan tenang dan memiliki hari tua yang sejahtera.

Ketua Umum FESMI Candra Darusman menuturkan FESMI adalah sebuah organisasi nirlaba memiliki program dan bertekad untuk mensukseskan perlindungan jaminan sosial bagi musisi dan dalam memajukan industri musik Indonesia, FESMI melibatkan BPJamsostek dalam memberikan perlindungan jaminan sosial tersebut.

Setiap musisi yang terdaftar sebagai anggota FESMI, ungkapnya secara otomatis akan didaftarkan menjadi peserta BPJamsostek. Saat ini anggota FESMI telah memiliki perlindungan 3 program jaminan sosial yaitu JKK, JKM dan JHT

Candra menambahkan dalam rangka peringatan Hari Musik Nasional, pada tahun ini FESMI ingin fokus untuk memajukan musik tradisional dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap para musisi yang terdampak pandemi Covid-19 dengan menggalang donasi pada acara tersebut.(a39).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2