Waspada
Waspada » BNNK Gunungsitoli Canangkan Desa Bersih Narkoba
Headlines Sumut

BNNK Gunungsitoli Canangkan Desa Bersih Narkoba

BNNK Gunungsitoli melaksanakan pencanangan desa Bersinar bertempat di De Pakar Resto, Kamis (17/12). BNNK Gunungsitoli Canangkan Desa Bersih Narkoba. Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua
BNNK Gunungsitoli melaksanakan pencanangan desa Bersinar bertempat di De Pakar Resto, Kamis (17/12). BNNK Gunungsitoli Canangkan Desa Bersih Narkoba. Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua

GUNUNGSITOLI (Waspada): Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gunungsitoli melakukan pencanangan dua desa yang ada di daerah ini sebagai desa Bersih Narkoba (Bersinar), bertempat di De Pakar Resto, Kamis (17/12).

Pada pencanangan desa Bersinar tersebut, Kepala BNNK Gunungsitoli, Kompol.Arifieli Zega, SH, MM kepada wartawan mengungkapkan ada dua desa sebagai desa Bersinar di Kota Gunungsitoli yakni Desa Hilina’a dan Desa Sifalaete Tabaloho.

“Sebelumnya kita sudah mencanangkan satu desa sebagai desa Bersinar, yaitu Desa Dahana, dan ini akan terus kita lanjutkan ke desa desa lainnya yang ada di Kota Gunungsitoli,” inar Arifeli Zega.

Kepala BNNK Gunungsitoli, Kompol Arifeli Zega, SH, MM. BNNK Gunungsitoli Canangkan Desa Bersih Narkoba. Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua
Kepala BNNK Gunungsitoli, Kompol Arifeli Zega, SH, MM. BNNK Gunungsitoli Canangkan Desa Bersih Narkoba. Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua

Kepala BNNK Gunungsitoli menjelaskan pencanangan desa Bersinar bertujuan antara lain untuk mencegah peredaran Narkotika dan Obat Obatan Terlarang (Narkoba), dimana sejumlah warga desa dilatih menjadi relawan anti Narkoba.

“Sejumlah warga desa yang telah kita canangkan sebagai desa Bersinar kita latih menjadi relawan anti Narkoba, sehingga mereka akan melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada warga lainnya terkait bahaya Narkoba,” jelas Arifeli.

Dengan sering mendapat sosialisasi dan pemahaman, di desa yang telah dicanangkan sebagai desa Bersinar diharapkan barang terlarang tersebut tidak laku, sehingga bandar rugi dan kapok berjualan Narkoba lagi.

“Pada desa Dahana yang sebelumnya telah kita canangkan sebagai desa Bersinar kini sudah tidak ada lagi pemakai Narkoba, dan kita berharap relawan relawan anti Narkoba yang sudah kita latih terus giat melakukan sosialisasi bahaya Narkoba agar desanya bersih Narkoba,” harap Arifeli

Sementara Wali Kota Gunungsitoli diwakili Staf Ahli Murni Darma Zebua mengakui jika sudah banyak korban yang terjadi akibat penyalahgunaan Narkoba.

Menurut dia, tingginya peredaran Narkoba karena kurangnya daya mobilisasi gerakan penanganan narkoba dimana pemerintah juga memiliki keterbatasan sumber daya manusia (SDM), anggaran, material dan metodologi, sehingga pemerintah melibatkan seluruh komponen untuk berperan serta.dalam penanganan narkoba.

“Kita berharap dengan terbentuknya desa Hilina’a dan desa Sifalaete Tabaloho sebagai desa Bersinar, masyarakat dapat menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah, unsur TNI dan Polri dalam pencegahan peredaran narkoba sehingga desanya menjadi desa bersih narkoba,” harapnya.

Pemko Gunungsitoli juga berharap ke depan akan terus berkembang desa desa Bersinar lainnya di Kota Gunungsitoli mengikuti desa Hilina’a dan desa Sifalaete Tabaloho yang telah dicanangkan sebagai desa Bersinar.(a26/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2