Waspada
Waspada » Berkas Perkara Terdakwa KSS Dilimpahkan Ke PN Tipikor Medan
Headlines Sumut

Berkas Perkara Terdakwa KSS Dilimpahkan Ke PN Tipikor Medan

PLT. Juru Bicara KPK Ali Fikri. Berkas Perkara Terdakwa KSS Dilimpahkan Ke PN Tipikor Medan. Waspada/ist
PLT. Juru Bicara KPK Ali Fikri. Berkas Perkara Terdakwa KSS Dilimpahkan Ke PN Tipikor Medan. Waspada/ist

AEKKANOPAN (Waspada) : Berkas perkara dugaan suap pengurusan DAK APBN-P TA 2017 dan DAK 2018 dilakukan Bupati Labura non aktif inisial KSS dilimpahkan ke PN Tipikor Medan.

“Berdasarkan penetapan Majelis Hakim PN Tipikor Medan, persidangan dengan agenda pembacaan surat dakwaan terdakwa KSS Bupati Labura non aktifkan akan dilaksanakan pada, Senin 1 Pebruari 2021,” kata Ali Fikri Plt. Juru Bicara KPK pada Waspada.id, Senin (25/1) via WhatsApp.

KSS merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labura. KSS ditahan KPK pada 10 November 2020 lalu, selanjutnya KPK menahan salah seorang pejabat Pemkab Labura inisial AMS yang merupakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah.

“Sebelumnya, Selasa 19 Januari 2021, tim JPU KPK telah melimpahkan berkas perkara terdakwa KSS ke PN Tipikor Medan. Terdakwa KSS didakwa dengan dakwaan pertama Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP,” imbuhnya.

Pada proses penyidikan sebelumnya, KPK menyita mobil yang diduga digunakan untuk keperluan tersangka KSS di Jakarta dan uang dugaan suap dilakukan KSS. Penyitaan terkait kasus dugaan TPK pengurusan DAK APBN-P 2017 dan APBN 2018 yang melibatkan tersangka PJH mantan Wabendum PPP tahun 2016-2019.

Pembelian mobil tersebut diduga berasal dari para pihak mendapat pekerjaan di Pemkab Labura. Kemudian Tim penyidik KPK memperpanjang masa penahanan PJH berdasarkan penetapan penahanan 30 hari pertama dari Ketua PN Jakarta Pusat.

Penetapan penahanan KSS dari Ketua PN Jakarta Pusat terhitung tanggal 7 Januari hingga 5 Februari 2021 di Rutan Polres Jakarta Timur. (c04/B).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2