Waspada
Waspada » Berbagai Kebijakan Pemko Tebingtinggi Antisipasi Covid-19
Sumut

Berbagai Kebijakan Pemko Tebingtinggi Antisipasi Covid-19

Sekdako Dimiyathi memberikan keterangan pers terkait kebijakan Pemko Tebingtinggi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Tebingtinggi. Foto Waspada/Ist.
Sekdako Dimiyathi memberikan keterangan pers terkait kebijakan Pemko Tebingtinggi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Tebingtinggi. Foto Waspada/Ist.

TEBINGTINGGI (Waspada) Langkah strategis yang dilakukan Pemko Tebingtinggi dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19 sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat salah satunya dengan menegaskan tindakan social distance atau physical distance. (pembatasan jarak)

“Pemko Tebingtinggi sangat serius dalam menanggulangi wabah ini, berbagai upaya telah dilaksanakan diantaranya penyemprotan disinfektan secara massal fasilitas umum dari kota hingga tingkat kelurahan, termasuk lembaga pendidikan dan rumah ibadah dengan melibatkan TNI – Polri,” ucap Sekda Dimiyathy S.Sos.

Bersama unsur Gugus Tugas Percepatan Penanggulanan wabah covid-19 saat memberikan keterangan di Posko Penanggulangan Covid 19, Kamis (2/4) diantaranya Kadis Kesehatan dr. Nanang, Kepala Penanggulanan Bencana Wahid Sitorus, Kadis Kominfo Dedi Siagian.

Dimiyathi menjelaskan, Pemko Tebingtinggi sudah mempersiapkan secara matang langkah kebijakan penanggulangan dengan melakukan MoU/kerjasama dengan Bulog Tebingtinggi dalam hal stock pangan untuk menjaga kemungkinan bila Tebingtinggi dalam keadaan darurat covid 19.

Pemko Tebingtinggi dikatakannya, sudah meminta kepada BRI untuk segera mencairkan dana bantuan sembako yang merupakan program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang di aplikasikan melalui e-warolung yang sekarang ini besarannya sudah mencapai Rp 200 ribu per penerima manfaat yang sebelumnya di Januari – Februari 2020 lalu hanya Rp 150 ribu.

Kebijakan lainnya, ujarnya, Pemko telah melakukan relaksasi retribusi stand dan kios pedagang di pasar yang di bawah kewenangan pemko setempat sehingga dapat meringankan beban pedagang selama wabah ini melanda.

“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan operasi pasar dan akan memberikan sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat dari kebijakan dan terdampak merebaknya covid-19 ini, ucap Dimiyathi.

Di tingkat kelurahan dan kecamatan, Pemerintah Kota memacu para Lurah dan Camat agar kegiatan pembangunan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat dengan pola padat karya sehingga masyarakat yang terdampak mendapat peluang kerja. Lurah dan Camat benar- benar memanfaatkan tenaga lokal.

Anggarkan Dana Rp 16,9 M

Pemerintah Kota Tebingtinggi melakukan refocusing atau penjadwal ulang APBD Kota Tebingtinggi T.A 2020 dalam antisipasi penanggulangan wabah virus corona (Covid–19).

“Sebagaimana di ketahui bahwasanya kegiatan untuk penanggulangan, penanganan dan pencegahan Covid 19 telah dilaksanakan maka Pemerintah Kota melakukan refocusing atau penjadwal ulang APBD Kota Tebingtinggi Tahun 2020,” ujar Kepala BPKPAD Jefri Sembiring.

Pemko Tebingtinggi, katanya, telah menyiapkan anggaran yang jumlah Rp 16,9 miliar yang diperoleh dari penjadwalan ulang sebesar Rp 9,1 milyar dari seluruh kegiatan- kegiatan yang ada di OPD dimasukkan pada belanja tidak terduga dan dana yang bersumber dari DID (Dana Insentif Daerah ) yang di berikan Kementerian Keuangan sebesar Rp 7, 8 milyar.

“ Totalnya ada 16,9 milyar, inilah dana yang kita siapkan untuk penanggulangan Covid 19 di Kota Tebingtinggi ,“ ucap Jefri Sembiring. (a11/b).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2